Yamaha

Zona Merah di Daerah Naik, Satgas Tegaskan Pemda Jangan Lengah

  Rabu, 16 Desember 2020   Fitria Rahmawati
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/ dok BNPB

RAWASARI, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengumumkan adanya lonjakan zona merah risiko penularan virus Covid-19 di Indonesia. Pada pekan ini jumlah daerah yang masuk zona merah atau risiko tinggi berjumlah 64 daerah, naik dari pekan sebelumnya sebanyak 47 kabupaten/kota.

AYO BACA : Jakarta Selatan Masih Zona Merah Alias Kategori Risiko Tinggi

"Ini tentunya harus disikapi secara serius. Ingat, zona risiko sedang bukan zona aman, sedikit lengah maka kabupaten/kota dapat berpindah ke zona yang lebih tinggi dan lebih berbahaya," ujar Wiku dalam keterangan pers di kantor presiden, Selasa (14/12/2020).

AYO BACA : Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Banten Tinjau Ulang Belajar Tatap Muka

Menurut Wiku, mayoritas daerah merasa nyaman dengan kondisi di zona oranye atau dengan risiko penularan sedang. Padahal, jumlah ini meningkat  menjadi 380 dari 371 kabupaten/kota pada pekan lalu.

Jumlah zona kuning atau risiko rendah, kata Wiku, menurun menjadi 59 dari 84 kabupaten/kota pada pekan sebelumnya. Pada zona hijau tidak ada kasus baru meningkat menjadi tujuh dari enam kabupaten/kota pekan sebelumnya. Sementara zona hijau tidak terdampak pun menurun jumlahnya menjadi empat dari enam kabupaten/kota pada pekan sebelumnya.

Wiku menyebut berdasarkan pemetaan pada zona risiko ini, dapat dilihat mayoritas kabupaten/kota di Indonesia berada di risiko sedang. Sedikit saja lengah, ia khawatir daerah-daerah tersebut dapat berpindah ke zona merah. Untuk mencegah hal itu, Wiku meminta upaya 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) terus dimasifkan.

"Dan penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat agar lebih digencarkan. Agar masyarakat menjadi disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan," katanya.

AYO BACA : Jumlah RW Zona Merah di DKI Jakarta Melonjak Lagi, Sekarang 46 RW Masuk Zona Rawan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar