Yamaha

Pelanggaran Makin Marak Terjadi, Disparekraf DKI Jakarta Cabut Izin Operasional 15 Tempat Usaha

  Rabu, 16 Desember 2020   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Terhitung sudah 10 bulan Covid-19 berada di Indonesia sejak kasus pertama pada 2 Maret 2020. Berbagai kebijakan telah dijalankan untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19.

 Namun, beberapa pihak masih banyak yang melanggar. Salah satunya di sektor tempat usaha di wilayah DKI Jakarta.

AYO BACA : Langgar Protokol Kesehatan, Warteg dan Warnet di Semper Barat Disegel Tim Gabungan

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta melakukan pengawasan terhadap sebanyak 232 tempat usaha pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari jumlah itu, 20 tempat usaha diantaranya diberikan sanksi karena melanggar aturan.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Parekraf DKI Jakarta, Bambang Ismadi, mengatakan pengawasan dilakukan pada periode 7-14 Desember 2020. Pengawasan terdiri dari 16 jenis usaha yaitu, restoran, kafe, bar, biliar, hotel, kedai kopi, karaoke, spa, diskotik, bioskop, golf, griya pijat, pijat refleksi, salon/barber shop, pusat olahraga, dan sarana rekreasi keluarga.

AYO BACA : Bersolek, Jalan Jatinegara Barat hingga Kolong Viaduk Dipenuhi Mural Gedung Bersejarah

"Ada 15 tempat usaha yang kita cabut izin usahanya karena tidak menerapkan protokol kesehatan, tiga ditutup sementara karena beroperasi sebelum waktunya, dan dua lainnya dilakukan pembinaan," ujar Bambang, dilansir dari beritajakarta.id, Rabu (16/12/2020).

Menurut Bambang, dalam era pandemi ini pihaknya bisa langsung memberikan sanksi kepada tempat usaha yang melanggar aturan PSBB Covid-19. Hal tersebut setelah diterbitkannya Peraturan Gubernur Nomor 101 Tahun 2020 dan Surat Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 441 Tahun 2020.

"Diterbitkannya Pergub 101 Tahun 2020 ini sangat efektif untuk kami melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap industri pariwisata," tandasnya.    

AYO BACA : Ada Rencana Penutupan Wilayah Sudirman-Thamrin, Pemkot Jakpus Tunggu Instruksi Anies

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar