Yamaha

Ingin Berwisata ke Bandung, Wisatawan Wajib Rapid Test Antigen

  Senin, 21 Desember 2020   Budi Cahyono
ilustrasi (dok)

AYO BACA : Mulai Besok, KAI Berlakukan Syarat Rapid Test Antigen

AYO BACA : Pre-order Tes Covid-19 di Bandara Soetta Resmi Dibuka Hari Ini

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Bandung telah resmi mensyaratkan hasil negatif rapid test antigen untuk para wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Bandung. Rapid test antigen tersebut paling lambat dilakukan 3x24 jam sebelum keberangkatan.
\n
\nHal tersebut dimuat dalam Surat Edaran Nomor 440/SE.149-Bag.Huk perihal Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal 2020, Tahun Baru 2021 dan Pelarangan Perayaan Tahun Baru serta Pencegahan Kerumunan Massa. Surat edaran ini ditandatangani Wali Kota Bandung Oded M Danial, Senin (21/12/2020) dan berlaku sejak hari ini.
\n
\nSurat edaran tersebut menjabarkan tujuh poin yang harus ditaati stakeholder, warga, wisatawan dan para pemilik jasa usaha wisata terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kota Bandung. Poin soal syarat rapid test antigen dimuat di poin keempat.
\n
\nPoin tersebut berbunyi \"mengimbau pendatang yang memasuki Kota Bandung dalam keadaan sehat dan tanpa gejala\". Terdapat empat sub-poin yang menjelaskan rincian aturan yang dimaksud.
\n
\nSub-poin pertama menyebutkan bahwa para pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antar kota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen. Hasil negatif tersebut diperoleh paling lambat 3x24 jam sebelum keberangkatan.
\n
\nSementara di poin kedua, dijelaskan bahwa pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat baik pribadi maupun umum diimbau untuk membawa hasil rapid test antigen yang diperoleh paling lambat 3x24 jam sebelum keberangkatan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa syarat rapid test antigen secara umum hanya diwajibkan bagi pengguna transportasi darat dan kereta, dan bersifat anjuran bagi pelaku perjalanan darat.
\n
\nNamun, syarat rapid test antigen menjadi wajib bagi pelaku perjalanan darat apabila mereka mengunjungi Kota Bandung untuk berwisata. Bila mereka mengunjungi Kota Bandung untuk keperluan selain wisata seperti berobat atau hal lainnya, maka rapid test antigen tetap bersifat anjuran.
\n
\n\"Yang masuk ke Bandung itu ada yang berobat, ada yang berkunjung. Jadi kalau masuknya (untuk masuk ke Kota Bandung) sifatnya diimbau. Tapi kalau ke tempat wisata, itu wajib,\" ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, Senin (21/12/2020).
\n
\nNantinya, rapid test antigen bagi wisatawan akan dicek oleh masing-masing pengelola tempat wisata. Aturan kewajiban rapid test antigen di tempat wisata tersebut sejalan dengan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
\n
\nSelain itu, para pengunjung ke Kota Bandung juga diminta untuk mengisi e -HAC Indonesia (electronic Health Alert Card) yang dapat diunduh di Play Store. Hal ini tidak diwajibkan bagi pengguna moda transportasi Kereta Api.
\n
\nHasil negatif rapid test antigen juga tidak diwajibkan bagi anak berusia di bawah 12 tahun. (Nur Khansa)

AYO BACA : Syarat Naik KA, Ini Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar