Yamaha

Sepanjang 2020, Peredaran Narkoba di Indonesia Masih Subur, 48.948 Orang Jadi Tersangka

  Selasa, 22 Desember 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi kejahatan peredaran narkoba/ shutterstock

SENAYAN, AYOJAKARTA.COM - Peredaran narkoba di Indonesia rupanya masih subur. Sepanjang 2020, polisi mengamankan barang bukti sebanyak puluhan ton ganja. Selain itu barang bukti sabu diamankan sebanyak 5 ton. Itu dikemukakan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Idham menjelaskan, tahun pandemi ini, pihaknya menetapkan 48.948 tersangka kasus narkoba. 

"Polri juga telah melakukan pencegahan peredaran narkoba melalui jalur darat dan laut dengan barang bukti sebanyak 50,1 ton Ganja dan 5,53 ton Sabu," kata Idham dalam acara rilis akhir tahun Polri 2020 yang digelar secara daring, Selasa (22/12/2020).

Selain itu, Idham menyampaikan, pihaknya mengamankan ratusan ribu butir XTC sepanjang pencegagan peredaran narkoba tahun 2020.

AYO BACA : Syarat Naik KA, Ini Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun

"Kita amankan juga barang bukti XTC sebanyak 737,384 butir. Tak hanya itu Heroin diamankan sebanyak 41,765 gram, serta Kokain 330 gram," ungkapnya.

Lebih lanjut, barang haram tembakau gorilla juga berhasil diamankan jumlahnya mencapai 104,321 gram. Selain itu, Hashish juga tak luput diamankan sepanjang 2020 yakni ada sebanyak 64,5 gram.

Kemudian terakhir, Idham mengatakan, Polri sepanjang tahun 2020 ini pihaknya telah menetapkan sebanyak puluhan ribu tersangka dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.

"Ada sebanyak 48,948 tersangka dilakukan penegakan hukum," tandasnya.

AYO BACA : Museum Bahari, Museum Sejarah, dan Musem Seni Rupa di Pulau Onrust Tutup Saat Libur Nataru 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar