Yamaha

Ingin Wisata ke Bogor, Wisatawan Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

  Selasa, 22 Desember 2020   Budi Cahyono
Bupati Bogor Ade Yasin (tengah) Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA

BOGOR, AYOJAKARTA.COM – Warga Jakarta ataupun wisatawan di luar Kabupaten Bogor yang akan berwisata ke Bogor diwajibkan membawa surat hasil rapid test antigen.

Pengetatan tersebut dilakukan Pemkab Bogor untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin membuat beberapa peraturan terkait pengendalian kegiatan masyarakat dan mencegah penyebaran Covid-19 di malam natal dan tahun baru. Peraturan tersebut tertuang dalam Seruan Bupati Bogor No. 423/COVID-19/Sekret/XII/2020.

AYO BACA : Objek Wisata Situ Gede Kota Tasik Ditutup 2 Pekan

Dalam surat tersebut, Ade Yasin mewajibkan para wisatawan yang hendak berkunjung ke tempat wisata di kawasan Kabupaten Bogor, maupun menginap di hotel, resor, atau cottage untuk menunjukkan hasil tes rapid antigen.

“Khusus bagi wisatawan yang akan berkunjung ke tempat wisata atau menginap di kawasan Kabupaten Bogor untuk membawa hasil tes rapid antigen yang masih berlaku paling lama 3 x 24 jam sebelum kedatangan,” ujar Ade Yasin, Selasa (22/12).

Selain itu, Ade Yasin yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor juga mewajibkan setiap individu, sekaligus para pelaku usaha, pengelola, dan penanggungjawab tempat dan fasilitas umum untuk melaksanakan sejumlah protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan membatasi aktivitas di tempat umum.

AYO BACA : Mencegah Penyebaran Covid-19, Wisata Ancol Tutup saat Liburan Nataru

Nantinya, Pemkab Bogor akan mengerahkan sejumlah satuan satgas untuk berkeliling mengawasi tempat wisata.

“Untuk pengawas nanti ada yang keliling. Bukan tempat wisata atau hotel saja yang diawasi, tapi di tempat-tempat yang dikira banyak orang dari luar Bogor,” kata Ade Yasin.

Dia menambahkan, Pemkab Bogor belum memungkinkan untuk menggelar rapid test besar-besaran saat libur natal dan tahun baru nanti. Sebab, wilayah Kabupaten Bogor terhitung luas dan pihak Pemkab memiliki kendala terkait tenaga kesehatan yang terbatas.

“Jadi sebaiknya lebih selektif dalam menerima kunjungan,” pungkasnya.

AYO BACA : Ingin Berwisata ke Bandung, Wisatawan Wajib Rapid Test Antigen

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar