Yamaha

Pemprov DKI Jakarta Imbau Warga yang Masuk DKI Periksa Kesehatan Lewat Aplikasi JakCLM

  Sabtu, 26 Desember 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi JakCLM

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, untuk dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19. 

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. 

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19, serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, memaparkan berdasarkan data per 25 Desember, Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, melakukan tes PCR pada 16.111 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.312 orang yang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru, ditemukan 1.594 orang positif dan 12.718 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 2.096 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 502 kasus dari 2 laboratorium swasta 9 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 189.618. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 100.672," terangnya dilansir dari beritajakarta.id, Jumat (25/12/2020).

AYO BACA : Anggota DPR RI: Risma Harus Tinggalkan Salah Satu Jabatan

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, kata Dwi, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. 

"Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19," tegas dia.

Beberapa poin yang digarisbawahi oleh Pemprov DKI antara lain:

• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Selalu jalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5 - 2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50% dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan masyarakat untuk berbagi dengan sesama bagi mereka yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. 

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

AYO BACA : Jurnalis Rawan Terpapar Covid-19, AJI Minta 6 Poin Ini Kepada Perusahaan Media

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar