Yamaha

Tak Ada Perayaan Tahun Baru, Pemkot Tasik Tutup 38 Ruas Jalan

  Rabu, 30 Desember 2020   Budi Cahyono
Suasana Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya, Rabu (30/12/2020). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Tasikmalaya pada saat malam tahun baru 2021 dengan tujuan agar tidak ada kerumunan orang yang merayakan tahun baru di pusat kota.

Setidaknya ada 38 ruas jalan yang bakal ditutup. Rekayasa arus lalu lintas dalam kota pada malam pergantian tahun pun sudah disiapkan Polresta Tasikmalaya.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang tokoh pemuda Kota Tasikmalaya, M.Farid mengatakan, dirinya setuju dengan langkah pemerintah yang bakal melalukan penutupan jalan untuk mencegah masyarakat berkumpul di pusat Kota Tasikmalaya pada saat malam tahun baru dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Namun, menurutnya pemerintah juga harus mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan kerumunan di luar area yang di tutup. Seperti di gang-gang atau tempat lainnya yang memungkinkan terjadinya kerumunan orang.

"Saya setuju penutupan jalan jika itu untuk mencegah kerumunan di pusat kota. Namun, jangan sampai membiarkan kerumuan malah terjadi di luar area yang di tutup," ujar Farid, Rabu (30/12/2020).

Ia menuturkan, alangkah baiknya jika pemerintah atau pun satgas Covid-19 melakukan patroli ke luar areal yang di tutup yang masih termasuk wilayah Kota Tasikmalaya.

"Kalau saran saya sih libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk menjadi bagian pengawasan protokol kesehatan di lingkungannya masing-masing, sehingga adanya sinergitas yang baik antara pemerintah dengan warganya dalam menanggulangi pandemi Covid-19 ini,"ungkpanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Tasikmalaya Kompol Shohet mengatakan, pengamanan malam tahun baru merupakan bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2020. Sejumlah ruas jalan yang di tutup merupakan hasil koordinasi antara pihak kepolisan dengan pemerintah kota Tasikmalaya dalam mencegah kerumunan orang di pusat kota.

"Kan sudah jelas dalam surat edaran bahwa di larang melakukan pesta tahun baru dan sebagainya terutama mencegah kerumunan orang dalam upaya pencegahan penularan Covid-19," ujar Shohet.

Untuk mengantisipasi kerumunan orang di luar areal yang di tutup, pihaknya berkoordinasi dengan tim operasi satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya, sehingga nantinya tim operasi ini bergerak di luar areal yang di tutup.

"Jadi nantinya untuk sterilisasi kerumunan orang dan penutupan jalan tugas kepolisian dibantu TNI dan instansi terkait. Sementara tim operasi satgas bergerak di luar untuk mencegah kerumunan orang," ucapnya.

Shohet berharap, pada saat malam pergantian tahun baru nanti tidak ada masyarakat yang merayakannya secara berlebihan dan menimbulkan kerumunan.

"Sanksinya kan sudah jelas, kalau ada kerumunan langsung dibubarkan," pungkasnya. (Heru Rukanda)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar