Yamaha

Sandi Uno Minta Pemprov DKI Siapkan 1.200 Kamar Karantina bagi WNA

  Kamis, 31 Desember 2020   Budi Cahyono
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta Pemprov DKI menyediakan 1.200 kamar karantina bagi Warga Negara Asing (WNA).

Dia mengemukakan saat ini pihaknya kekurangan kamar untuk mengarantina pelaku perjalanan dari luar negeri, yang berada di Jakarta.

Karenanya, Sandiaga meminta ruangan karantina tambahan kepada Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.

Hal ini disampaikan Sandiaga saat bertemu Riza di pusat kuliner Thamrin 10, Jakarta Pusat.

AYO BACA : Tiga Hari Berturut Kasus Harian Covid-19 di DKI Melebihi 2 Ribuan Kasus (Update 31 Desember 2020)

 

Riza menyebut ada kekurangan sekitar 1.200 kamar untuk tempat karantina WNA dan WNI selama lima hari yang baru pulang dari luar negeri.

"Baru saja saya berkoordinasi dengan Angkasa Pura II, dengan Pak Kasdam dan Satgas, bahwa kita kekurangan kamar 1.200," ujar Sandiaga di lokasi, Kamis (31/12/2020).

Sandiaga meminta permintaan kamar itu disegerakan karena keperluannya untuk malam ini juga.

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Jokowi Sebut Vaksinasi Dimulai Pertengahan Januari 2021

Ia berharap Riza bisa membantunya agar tak terjadi penumpukan orang yang menunggu karantina.

"Jadi saya mohon izin juga matur koordinasi dengan Pak Wagub, bahwa kita nanti bisa membantu menyediakaan agar tidak terjadi tumpukan lagi," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Riza menyebut sudah ada koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) untuk menyediakan kamar tambahan.

Ia mengakui memang belakangan ini bertepatan dengan natal dan tahun baru, jumlah wisatawan meningkat tajam.

"Tapi insyaallah ini dengan bantuan Pak Menteri, PHRI, dan semuanya, kita mencoba mencari tahu solusi untuk tempat bagi wisatawan dan lain-lain di Jakarta dan sekitarnya," pungkas Ariza.

AYO BACA : Kasus Asusila di Wisma Atlet, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar