Yamaha

Batasi Pergerakan Masyarakat, Petugas Tutup Bunderan HI hingga Harmoni

  Kamis, 31 Desember 2020   Budi Cahyono
Sejumlah anggota kepolisian saat melaksanakan apel pengamanan tahun baru 2021 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (31/12/2020).Foto: Republika/Putra M. Akbar

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Untuk membatasi pegerakan masyarakat pada pergantian tahun baru, aparat gabungan menutup jalan protokol dari Bunderan HI hingga kawasan Harmoni Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2020), malam.

"Kita sudah menyiapkan simpul-simpul untuk penyekatan, khususnya protokol dari mulai Bunderan Senayan sampai ke Harmoni," kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan di Jakarta.

AYO BACA : Tegas! Polisi Akan Segel Hotel dan Kafe di Jakarta yang Rayakan Malam Tahun Baru

Sebanyak 3.495 personel gabungan disebar ke seluruh lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian serta berpotensi penularan Covid-19 di wilayah hukum Jakarta Pusat. Teknis pengamanan yang dilakukan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub DKI Jakarta fokus pada sejumlah jalur kawasan protokol Jakarta.

"Jadi dari Bunderan HI, Monas, Lapangan Banteng, kemudian Tugu Tani, kita akan jaga. Ditutup mulai pukul 19.00 WIB," ujar Singgih.

AYO BACA : Sandi Uno Minta Pemprov DKI Siapkan 1.200 Kamar Karantina bagi WNA

Singgih memastikan wilayah hukum Jakarta Pusat steril dari aktivitas masyarakat, termasuk larangan melintas bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun pengendara kendaraan pribadi lainnya. Ia mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah tidak mengizinkan aktivitas perayaan malam tahun baru di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Jadi kami melakukan pengamanan kepada warga Jakarta khususnya Jakarta Pusat. Ini untuk mencegah supaya tak ada kumpul atau bergerombolnya warga yang akan melaksanakan perayaan di malam tahun baru," tutur Singgih.

Aparat gabungan juga telah mempersiapkan sanksi tegas kepada setiap pelanggar protokol kesehatan yang ditemukan di lapangan.

"Apabila warga tetap melaksanakan berkumpul atau bergerombol, kami akan melakukan tindakan tegas," ungkapnya.

AYO BACA : Tiga Hari Berturut Kasus Harian Covid-19 di DKI Melebihi 2 Ribuan Kasus (Update 31 Desember 2020)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar