Yamaha

Pemerintah Distribusikan 9,7 Juta APD kepada Nakes di Indonesia

  Sabtu, 02 Januari 2021   Aini Tartinia
Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/dok: covid19.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah terus berupaya untuk menangani pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mendistribusikan alat dan material kesehatan (almatkes) pada tenaga kesehatan yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, distribusi almatkes bertujuan untuk melindungi para tenaga medis dan masyarakat yang ikut terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

AYO BACA : Harapan Tahun Baru 2021, Satgas Covid-19 Targetkan Tingkat Kesembuhan 100%

Dia mengungkapkan, melalui distribusi yang lancar, Covid-19 akan teratasi dengan lebih cepat.

"Distribusi ini dilakukan untuk memastikan perlindungan kepada dokter, tenaga kesehatan dan seluruh masyarakat yang berjuang melakukan kegiatan penanganan di seluruh wilayah Indonesia,” kata Wiku dalam siaran pers yang diterima Ayojakarta, Jumat (1/1/2021).

AYO BACA : Awas! Palsukan Surat Rapid Antigen, Siap-siap Dikurung 4 Tahun Penjara!

Hingga 29 Desember 2020, pemerintah telah mendistribusikan alat material kesehatan yang terdiri dari alat pelindung diri (APD), masker bedah, masker N95, medical gloves, portable ventilator rapid test, reagen PCR dan reagen RNA ke seluruh wilayah Indonesia.

Rinciannya, distribusi APD sebanyak 9,7 juta unit, masker medis sebanyak 25,1 juta unit, masker N95 sebanyak 7,8 juta unit, portable ventilator sebanyak 1.310 uni, rapid test sebanyak 1,1 juta unit, reagen PCR sebanyak 5,8 juta unit dan reagen RNA sebanyak 3,8 juta unit.

Selain distribusi almatkes, pemerintah juga telah melakukan sejumlah upaya dalam penanganan pandemi Covid-19 selama tahun 2020, yaitu dengan menerapkan kebijakan gas dan rem pembukaan sektor perekonomian, monitoring perubahan perilaku, dan pemberian stimulus serta bantuan sosial.

AYO BACA : Ramai Surat Rapid Palsu, Ini Komentar Wiku

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar