Yamaha

Simak Proses Penyaluran 3 Jenis Bansos PKH, BPNT, BST 2021 di Sini!

  Selasa, 05 Januari 2021   Aini Tartinia
Peluncuran Bansos 2021 kerjasama Pemprov DKI dan pemerintah pusat/dok: Facebook Anies Baswedan

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Pemprov DKI kembali membagikan bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban keluarga yang terdampak berat dari krisis pandemi Covid-19. Pembagian Bansos ini dilakukan, atas kolaborasi bersama pemerintah pusat.

Pemerintah pusat menyediakan tiga jenis program bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Kami meneruskan pesan Presiden, bansos ini agar dimanfaatkan dengan bijak dan tepat, ini dijalankan dengan sebaik-baiknya. Pemanfaatannya diprioritaskan untuk seluruh keluarga,”ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, seperti dikutip di laman Facebook pribadinya, Senin (4/1/2021).

AYO BACA : Pencairan KJP Tahap 2 Tahun 2020 Mulai Cair Hari Ini, 5 Januari 2021!

Nah, berikut ini proses penyaluran tiga jenis bansos Pemprov DKI bekerjasama dengan pemerintah pusat:

Pertama, untuk PKH penyalurannya bakal dilakukan melalui rekening BNI. Bantuan ini akan disalurkan dalam 4 tahap, yakni pada Januari 2021, April 2021, Juli 2021, dan Oktober 2021.

Pemprov DKI Jakarta juga memiliki bantuan serupa yang bersumber dari APBD dalam bentuk bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk anak sekolah, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) bagi disabilitas, Kartu Lansia Jakarta (KLJ) bagi lansia, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan APBD.

AYO BACA : Begini Mekanisme Penyaluran Bansos Tunai, Bantuan PKH & Bantuan Sembako di DKI Jakarta

Kedua, untuk program sembako atau BPNT, KPM akan mendapatkan bantuan senilai Rp200 ribu per bulan per KK. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui BNI, mulai Januari 2021 sampai dengan Desember 2021 untuk dibelanjakan di e-warong.

Ketiga, khusus bagi warga Jabodetabek yang semula menerima bantuan sembako, mulai 2021 tidak akan lagi menerima bantuan yang sama dan diganti dengan Bantuan Sosial Tunai (BST). Setiap penerima bantuan sosial tunai akan mendapatkan uang sebesar Rp300 ribu yang diberikan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari 2021 hingga April 2021.

Di Provinsi DKI Jakarta, terkait mekanisme penyaluran, BST yang bersumber dari APBN Kementerian Sosial RI akan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia, sementara yang bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT. Bank DKI.

“Kami berharap Ibu/Bapak juga bisa memulai kegiatan wirausaha. Di DKI, ada program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT)/ @jakpreneur. Sambil mendapat bantuan juga mencari peluang baru dengan meningkatkan pendapatan kita. Misalnya, produksi masker di masa pandemi ini naik. Ada peluang baru yang dulu tak ada dan sekarang malah menguntungkan. Manfaatkan peluang dan kesempatan yang ada di sekitar Bapak/Ibu sekalian,” pungkasnya.

AYO BACA : BANSOS TUNAI DKI: Ini Harapan Gubernur Anies Baswedan, Cek Nama Penerima di Sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar