Yamaha

Selain Kena Sanksi, Pelanggar Protokol Kesehatan di Kalisari Jaktim Jalani Swab Test Antigen

  Minggu, 10 Januari 2021   Aini Tartinia
Warga yang terjaring razia dan diperiksa swab test di Kalisari, Pasar Rebo/dok: timur.jakarta.go.id

PASAR REBO, AYOJAKARTA.COM -- Petugas gabungan Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, memberi efek jera kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Selain memberikan sanksi kepada warga yang tak menggunakan masker, mereka juga menjalani pemeriksaan swab test antigen.

Kasatpol PP Kecamatan Pasar Rebo, M Syarief mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

AYO BACA : Dinas Sosial DKI Perketat Pengawasan di Sudirman - Thamrin

Pada penindakan kali ini, terjadi peningkatan yang cukup luar biasa. "Pada operasi masker di Jalan Pertigaan Gentong, RT 04/11, Kelurahan Kalisari tercatat orang 21 terjaring," katanya dilansir timue.jakarta.go.id, Jumat (8/1/2021).

Dalam penindakan itu, kata Syarief, jumlah tersebut melonjak tiga kali lipat dari yang biasanya berkisar empat sampai tujuh pelanggar.

Karena itu, pihaknya memberi sangsi tegas kepada warga dengan sekaligus menggelar pemeriksaan swab test.

AYO BACA : Yang Boleh & Tidak Boleh Selama PSBB Ketat di DKI sampai 25 Januari

"Jadi 10 orang tidak memakai masker membawa KTP, enam orang tidak membawa KTP, dan lima orang langsung melakukan tes swab antigen di lokasi," ujarnya.

Swab antigen yang dilakukan jajaran Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo saat razia masker ini sebagai tindak lanjut dari meningkatnya jumlah pelanggar.

Swab test yang digelar pihaknya juga memilih secara acak baik dari pelanggar maupun warga yang mau diperiksa. "Ini juga sebagai upaya untuk memutus penyebaran covid-19 di wilayah Pasar Rebo," ungkapnya.

Syarief menuturkan swab tes antigen yang hasil pemeriksaannya lebih akurat dari rapid test antibodi juga bertujuan sebagai deteksi dini Covid-19 terhadap warga.

Dari pemeriksaan yang digelar, semuanya mendapati hasil negatif.

"Kami akan terus menggelar kegiatan ini khususnya di sore hari, hari di waktu itu banyak warga beraktivitas dan tak menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya. 

AYO BACA : PSBB di Jakarta Diperpanjang sampai 25 Januari, Gubernur Anies: Saat Ini Titik Teraktif Covid-19!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar