Yamaha

Siap-siap Kartu Prakerja Tahun 2021 Akan Segera Dibuka! Begini Cara agar Lolos Jadi Penerima Insentif!

  Senin, 11 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
Kartu Prakerja. (dok )

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Program Kartu Prakerja di tahun 2021. Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 Triliun yang akan digunakan untuk alokasi Program Kartu Prakerja. Selain itu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga sudah bersiap untuk membuka gelombang lanjutan, yaitu gelombang 12.

Hal itu dibuktikan dari unggahan akun instagram resmi @prakerja.go.id beberapa waktu lalu. “Jangan sampai ketinggalan informasi seputar Kartu Prakerja dan tunggu pembukaan gelombang Program Kartu Prakerja selanjutnya ya, Sobat!,” tulis keterangan salah satu unggahannya.

Lantas, kapan pembukaan Kartu Prakerja gelombang 12? Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, belum banyak bicara terkait hal tersebut.

“Teknis dan mekanismenya akan ditentukan oleh Komite Cipta Kerja,” ujar Louisa kepada Ayojakarta, Senin (4/1/2021).

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, mengimbau bagi pendaftar yang gagal di gelombang-gelombang sebelumnya, bisa kembali mendaftarkan diri di tahun 2021.

"Teman-teman bisa join batch selanjutnya di tahun depan, jadi join batch I di 2021. Datanya teman-teman sudah tersimpan di database, jadi tidak perlu mengulang, mengisi data-data dari awal," kata Denni dalam konferensinya, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, Kartu Prakerja tahun 2021 akan mencari penerima lain yang belum pernah menerima bantuan serupa. Hal ini guna menerapkan prinsip pemerataan.

"Program Kartu Prakerja tahun depan, penerimanya tidak ada yang sama dari penerima tahun ini. Karena prinsip pemerataan kesempatan ini kita laksanakan," ujar dia.

Lantas, bagaimana cara mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja 2021? Berikut Ayojakarta rangkum cara mendaftar Kartu Prakerja :

AYO BACA : KARTU PRAKERJA GELOMBANG 12: Berapa Kuota Penerima Tahun 2021? Begini Bocorannya!

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi

• Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id

• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat

• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir

• Klik tombol 'berikutnya'

• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'

• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja

• Mengisi tes motivasi selama 1 menit

• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan

AYO BACA : Daftar Kartu Prakerja Gelombang 11 Hanya di Laman Resmi Ini, Bukan Prakerja.vip

• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 12' (jika sudah di buka).

Lalu, bagaimana cara bagi yang gagal di 2020 dan ingin kembali mendaftarkan diri di Kartu Prakerja tahun 2021? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya

• Menuju ke laman dashboard di profile Prakerja masing-masing

• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 12' (jika sudah di buka).

Lantas, bagaimana tips agar lolos menjadi penerima Kartu Prakerja di 2021? Terdapat tiga syarat utama yang harus dipastikan untuk mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja. Mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI), berusia di atas 18 tahun, dan tidak sedang sekolah atau berkuliah.

Selain itu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mempunyai prioritas pendaftar yang akan diterima untuk menjadi penerima insentif. Denni membeberkan pihaknya mempunyai prioritas untuk masyarakat yang dapat diterima pada program Kartu Prakerja.

Prioritas tersebut adalah masyarakat yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, dan mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Lima prioritas tersebut, kata Denni, akan diprioritaskan untuk menjadi penerima Kartu Prakerja. Hal itu disampaikan Denni ketika melakukan perbincangan virtual dengan media, Senin 14 September 2020.

Selain prioritas untuk lolos, juga terdapat golongan masyarakat yang tidak akan diterima sebagai penerima insentif. Mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, terdapat daftar hitam yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja.

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

AYO BACA : PENERIMA KARTU PRAKERJA: Kapan Insentif Rp150 Ribu Bisa Cair? Simak Sistem dan Jadwalnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar