Yamaha

Sharing Data WhatsApp – Facebook: Ini Perbedaan Pengumpulan Data Pengguna dari Facebook, WhatsApp, Telegram, dan Signal

  Selasa, 12 Januari 2021   Budi Cahyono
aplikasi signal (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Warganet menyuarakan keberatannya saat WhatsApp mengumumkan kebijakan  baru sharing data dengan Facebook.

Kebijakan baru pengguna WhatsApp Business tersebut mulai berlaku pada 8 Februari 2021, sehingga data mereka bisa diakses oleh aplikasi induk perusahaan, Facebook.

Sebelum diklarifikasi, kebijakan ini mendapat protes dari para pengguna. Termasuk tokoh visioner dunia angkasa luar dan otomotif kendaraan tenaga listrik, Elon Musk.

AYO BACA : Sharing Data WhatsApp – Facebook: Jadi Payung Hukum, Kominfo Kebut RUU PPDP

Melalui media sosial, mereka ramai menyatakan bakal pindah ke platform perpesanan lain seperti Telegram atau Signal.

Akhir 2020, Apple menerapkan kebijakan untuk menampilkan rincian data yang diakses aplikasi di platform App Store. Dengan demikian, para pengguna bisa mengetahui data mana saja yang akan diakses oleh aplikasi tersebut.

Dari beberapa aplikasi perpesanan seperti Facebook Messenger, WhatsApp, Signal, atau Telegram, aplikasi pertama dinobatkan sebagai yang paling banyak mengumpulkan data para pengguna.

AYO BACA : Dikritik, Soal Kebijakan WhatsApp Berbagi Data ke Facebook. Anda Setuju atau Tidak?

Data ini meliputi riwayat pembelian pengguna, informasi keuangan, detail lokasi, kontak, nomor telepon, alamat email, hingga data penggunaan.

Berikut rincian data yang bisa diakses oleh aplikasi perpesanan Facebook Messenger, WhatsApp, Signal, dan Telegram yang dilihat dari deskripsi App Store, dikutip dari NDTV, Minggu (10/1/2021).

1. Facebook Messenger

  • Purchase History
  • Other Financial Info
  • Precise Location
  • Coarse Location
  • Physical Address
  • Email Address
  • Name
  • Phone Number
  • Other User Contact Info
  • Contacts
  • Photos or Videos
  • Gameplay Content
  • Other User Content
  • Search History
  • Browsing History
  • User ID
  • Device ID
  • Product Interaction
  • Advertising Data
  • Other Usage Data
  • Crash Data
  • Performance Data
  • Other Diagnostic Data
  • Other Data Types
  • Browsing History
  • Health
  • Fitness
  • Payment Info
  • Photos or Videos
  • Audio Data
  • Gameplay Content
  • Customer Support
  • Other User Content
  • Search History
  • Sensitive Info
  • iMessage
  • Email address
  • Phone number Search history

2. WhatsApp

  • Device ID
  • User ID
  • Advertising Data
  • Purchase History
  • Coarse Location
  • Phone Number
  • Email Address
  • Contacts
  • Product Interaction
  • Crash Data
  • Performance Data
  • Other Diagnostic Data
  • Payment Info
  • Customer Support
  • Product Interaction
  • Other User Content

3. Telegram

  • Contact Info
  • Contacts
  • User ID

4. Signal

  • Tidak ada. (Satu-satunya data pribadi yang disimpan Signal adalah nomor telepon pengguna. Namun aplikasi tidak menautkan info tersebut ke profil pengguna)

AYO BACA : Pesan WA Belum Dibaca Sudah Dihapus, Begini Trik Membacanya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar