Yamaha

UPDATE COVID-19 DKI: Kasus Harian Tambah 2.669 Orang

  Selasa, 12 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi covid-19 / istimewa

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 2.669 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta, Selasa (12/1/2021) pukul 12.00 WIB. Angka ini naik dibanding Senin (11/1/2021), yakni sebanyak 2.461 kasus.

Penambahan ini menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 211.252 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 188.605 kasus serta 3.550 kasus meninggal dunia.

Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.

Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:

6 Januari: 2.402 kasus

7 Januari: 2.398 kasus

8 Januari: 2.959 kasus

9 Januari: 2.753 kasus

10 Januari: 2.711 kasus

11 Januari: 2.461 kasus

12 Januari: 2.669 kasus

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar berlaku mulai hari Senin (1/11/2021) hingga dua minggu ke depan. Keputusan untuk memperketat kembali masa PSBB ini secara regulasi tertuang dalam Keputusan Gubernur No. 19 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur No. 3 Tahun 2021.

Menurut Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, keputusan untuk kembali memperketat PSBB dilatarbelakangi oleh situasi Covid-19 di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir yang cenderung mengkhawatirkan.

“Saat ini, kita sedang berada di titik kasus aktif tertinggi selama ini yaitu di kisaran angka 17.383. Kasus aktif adalah jumlah orang yang saat ini berstatus positif Covid-19 dan belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun di dalam isolasi mandiri,” kata Anies akhir pekan lalu. 

Hal ini berkaca pada pengalaman pengetatan PSBB sebelumnya pada bulan September 2020, dimana pada saat itu Pemprov DKI Jakarta berhasil menurunkan kasus aktif secara signifikan dari lonjakan kasus aktif Covid-19 akibat libur panjang Tahun Baru Islam pada pertengahan bulan Agustus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar