Yamaha

Begini Standar Masker yang Boleh Dipakai di Jakarta

  Rabu, 13 Januari 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi masker / Pixabay

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan aturan baru mengenai standar masker yang digunakan selama pandemi Covid-19. Aturan tersebut menyusul dengan pengetatan kembali penerapan PSBB di ibu kota.

Aturan terkait standar masker tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.3 Tahun 2021. Dalam aturan itu disebutkan ada dua tipe yang diperbolehkan Pemprov DKI Jakarta, yakni jenis masker bedah dan masker kain dengan kriteria sebagai berikut:

Untuk masker bedah: 

a. Bacterial Filtration Efficency ≥ 98;

b. Particle Filtration Effiency ≥ 98; dan c. Fluid Resistance Minimal 120 mmHg.

Untuk masker kain: 

a. menggunakan bahan katun dan memiliki lapisan paling sedikit 2 (dua) lapis;

b. menggunakan pengait telinga dengan tali elastis, atau tali non elastis yang panjang untuk diikatkan kebelakang kepala sehingga Masker bisa pas di wajah dan tidak kendur;

c. kedua sisinya berbeda warna agar dapat diketahui mana bagian dalam dan bagian luar

d. mudah dibersihkan dan dicuci tanpa berubah bentuk dan ukuran; dan

e. mampu menutupi area hidung, mulut dan bawah dagu dengan baik.

Sementara itu, untuk sanksi bagi masyarakat yang memakai masker tak sesuai standar, yaitu kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum, dan denda administrasi paling banyak sebesar Rp250 ribu. 

Terkait standar masker yang digunakan saat pandemi Covid-19, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya juga telah memperbarui aturan. Selain itu, WHO juga mengimbau masker tetap digunakan saat dalam ruangan bersama orang lain, terutama yang memiliki ventilasi ruangan yang buruk.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar