Yamaha

Keluar dari 10 Besar, Tingkat Kemacetan Jakarta Berada di Posisi ke-31 di Dunia

  Senin, 18 Januari 2021   Budi Cahyono
Sejumlah kendaraan terjebak macet saat jam berangkat kerja di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (12/1). Pada hari kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di DKI Jakarta sejumlah jalan protokol di kawasan tersebut terpantau padat. Republika/Thoudy Badai

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan data yang dilaporkan TomTom Traffic Index, DKI Jakarta tidak lagi masuk dalam daftar 10 kota besar termacet di dunia, Minggu (17/1/2021).

Kekinian, Jakarta berada di urutan ke-31 dari 416 kota besar di 57 negara dengan tingkat kemacetan.

AYO BACA : Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air: 5 Korban Kembali Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Mengutip data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan  Jakarta pada 2020 berada di angka 36 persen. Pada 2019, Jakarta berada di peringkat 10 dengan tingkat kemacetan 53 persen.

Pada 2018, Jakarta berada di urutan 7 dengan tingkat kemacetan juga 53 persen. Sedangkan tahun 2017, Jakarta berada di urutan 4 dengan tingkat kemacetan 61 persen.

AYO BACA : Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Terus Bertambah di Atas Angka 3 Ribu per Hari

Diketahui, di urutan 1 ada Kota Moskow di Rusia. Urutan ke-5, Kota Istanbul di Turki. Urutan 8 adalah New Delhi, India. Urutan 10 adalah Kota Bangkok, Thailand.

Lalu urutan 19 ada Kota Tokyo, Jepang. Urutan ke 25 adalah Kota Tel Aviv, Israel. Sedangkan Kota Kuala Lumpur, Malaysia berada di urutan 77 dengan tingkat kemacetan 28 persen.

Akun resmi Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta, @dkijakarta pun membagikan unggahan terkait tingkat kemacetan ini. Unggahan itu berisikan data perbandingan kemacetan Jakarta dalam empat tahun terakhir.

"Menurut TomTom Traffic Index terbaru, Jakarta keluar dari 10 besar kota termacet di dunia. Kini, Jakarta berada di posisi 31 dari total 416 kota lain, yang berarti kemacetan semakin berkurang," demikian tulis akun resmi itu dalam keterangan unggahan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Jakarta," imbuhnya.

AYO BACA : JAKARTA PUSAT: Pekan 14 Pengerukan Kali Sentiong, Warga Johar Baru Bersyukur Tak Ada Genangan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar