Yamaha

Dor..Dor..!!! Dua Jambret HP di JPO Jakbar Ditembak Polisi

  Selasa, 19 Januari 2021   Budi Cahyono
Polsek Kalideres menunjukkan barang bukti hasil penjambretan dari dua penjambret yang ditembak kakinya, Senin (18/1/2021). [Dok. Polres Metro Jakarta Barat]

KALIDERES, AYOJAKARTA.COM – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kalideres bertindak tegas terukur dengan menembak dua pelaku jambret HP yang beroperasi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jakarta Barat.

Polisi berhasil mengamankan dua tersangka, YY (24) dan DP (21) warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang berjalan tertatih-tatih saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolsek Kalideres.

Petugas terpaksa menghadiahi timah panas pada kaki pelaku setelah berusaha melarikan diri saat penyergapan. Keduanya ditangkap pada 5 Januari 2021.

AYO BACA : Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi di Pondok Ranggon dan Srengseng Dalam

"Beraksi menjambret telepon seluler (ponsel) seorang pejalan kaki di JPO RT 01/01, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat," kata Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi, Senin (18/1/2021), seperti dikutip Suara.com.

Slamet menjelaskan, kedua pelaku ini sangat meresahkan masyarakat yang tengah berada di JPO wilayah Jakarta Barat. Dari keterangan pelaku saat pemeriksaan, keduanya beaksi tidak hanya di daerah Kalideres saja, melainkan juga lokasi lainnya.

“Kedua pelaku ini meresahkan warga karena saat beraksi tidak segan-segan melukai korban jika melawan. Mereka juga membawa kunci T modifikasi dan sempat melawan petugas saat ditangkap dengan kunci tersebut,” beber Kapolsek.

AYO BACA : Mantan Penyiar Hard Rock FM Ditemukan Tewas di Kamar Kost

"Karena pelaku melawan saat ditangkap kami beri tindakan tegas terukur kena kedua kakinya," sambungnya.

Kedua penjambret merupakan pengangguran. Mereka jadi jambret demi biaya hidup karena selama pandemi tidak punya pekerjaan tetap.

“Dari penggeledahan, ditemukan beberapa barang bukti dan kami berhasil mengamankan ponsel hasil kejahatan,” tutur Slamet.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Anggoro Winardi menambahkan korban yang dijambret, diancam dengan senjata tajam oleh kedua pelaku yang merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Atas perbuatannya, kedua penjambret dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

AYO BACA : Alami Efek Samping Usai Disuntik Vaksin, Kunjungi Rumah Sakit Ini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar