Yamaha

Aksi Mogok Massal Penjual Daging, RPH di Tangerang Tetap Layani Pemotongan Hewan

  Rabu, 20 Januari 2021   Budi Cahyono
Aktivitas pedagang daging sapi di Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa (19/1/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

TANGERANG, AYOJAKARTA.COM – Kenaikan harga daging membuat para penjual daging melakukan aksi mogok massal berjualan.

Untuk diketahui, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) mengeluarkan Surat Edaran No 08/A/DPD-APDI//I/2021 yang mengimbau agar pedagang daging, RPH, hingga supplier daging untuk menutup usahanya mulai Selasa (19/1/2021) hingga Kamis (22/1/2021)

Aksi mogok tersebut tak memengaruhi aktivitas di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bayur, Kota Tangerang. Di RPH ini tetap melayani pemotongan daging seperti biasanya.

AYO BACA : Catat! Delapan Lokasi Distribusi Bansos Tunai di Jakarta Utara

Pengelola berdalih, tugas pokok dari RPH hanya memberikan pelayanan untuk pemotongan hewan.

"Kita sifatnya melayani saja, terserah pengguna jasa mau atau tidak. Kalau entar malam ada yang dipotong kita layani. Kita tidak bisa menolak masyarakat, karena kebutuhannya tidak hanya di pasar," kata Kepala UPT RPH Kota Tangerang, Sugeng Priyono saat ditemui di RPH Bayur, Kota Tangerang, Selasa (19/1/2021).

"Kalau tugas pokoknya bukan di saya, di Dinas Perindustrian dan Perdagangan ikut membina organisasi perdagangan," sambungnya.

AYO BACA : Cari Kerja? Ini Profesi Paling Banyak Lowongan Pekerjaan di Tahun 2021

Meski begitu, Sugeng mendukung penghentian sementara aktivitas perdagangan daging di Kota Tangerang.

Ia menilai, pembeli dan pedagang akan keberatan akibat harga daging sapi yang terlalu tinggi.

"Masyakat keberatan, kalau dinaikkan (harga daging) dan keberatan kalau dipertahankan. Jadi keuntungan berkurang atau mungkin rugi. Jual dagingnya kalau harga terlalu tinggi (akan susah)," tuturnya.

Sementara, pedagang daging di Pasar Lama, Amsir mengaku terpaksa menutup gerainya. Akibat harga jual daging yang mahal tiap kilogramnya.

"Harga daging lokal satu kilo Rp 120.000. Dinaikkan Rp 10.000. Hitungannya sebelumnya Rp 110.000 masih mampu (pembeli), sekarang jadi enggak mampu," kata Asmir ketika ditemui di Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Selasa (19/1/2021).

Makanya kami, pedagang daging di sini, sepakat tutup mulai besok sampai Jumat, mau enggak mau," tambahnya.

AYO BACA : Empat Pegawai Positif Covid-19, Layanan Publik Kantor Kecamatan Pasar Rebo Dialihkan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar