Yamaha

Sejumlah Tenaga Kesehatan di Jakarta Meriang Usai Disuntik Vaksin Covid-19

  Rabu, 20 Januari 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 kepada tenaga kesehatan di Jakarta Utara (dok. utara.jakarta.go.id)

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara menyebut terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang mengalami nyeri dan meriang usai disuntik vaksin Covid-19. Namun, hal itu dianggap hanya efek samping biasa.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Yudi Dimyati mengatakan bahwa tenaga medis hanya mengalami efek samping ringan tergolong masih dalam kategori wajar.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada laporan tenaga medis yang mengalami efek samping berat pasca divaksin. Hanya ada efek samping ringan dan masih dalam kategori wajar,” ujar Yudi dilansir utara.jakarta.go.id, Selasa (19/1/2021).

AYO BACA : Beredar Video Kepala BPOM Ditekan dan Diancam Keluarkan Izin Vaksin Covid-19, Cek Faktanya!

Menurut Yudi, efek samping ringan yang dialami tenaga medis hanya berupa nyeri di sekitar lokasi suntikan dan meriang. Sementara efek samping berat berupa kejang hingga pingsan.

“Setiap penerima vaksin masih kami (petugas) pantau perkembangan kesehatannya selama lima hari pascavaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Yudi menuturkan, penerima vaksin yang mengalami efek samping dapat mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat atau rumah sakit rujukan KIPI di DKI Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Utara, rumah sakit yang ditunjuk yakni RSUD Koja, RSUD Tanjung Priok, dan RSUD Cilincing.

“Di faskes (fasilitas kesehatan) itu yang bersangkutan akan diberikan obat oleh petugas medis sesuai dengan kondisi kesehatan yang dialaminya,” pungkasnya.

AYO BACA : Tips Agar Kamu Terhindar dari Penyakit saat Musim Hujan, Simak Yuk!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar