Yamaha

Harga Naik Terus, Pedagang Daging Sapi di Bekasi Mogok Jualan

  Rabu, 20 Januari 2021   Husnul Khatimah
Pedagang Daging Sapi (ilustrasi/ AyoBandung)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Harga daging sapi yang terus naik membuat pedagang daging sapi di Pasar Kranji Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, mogok berjualan mulai hari ini, Rabu (20/12021).

Aksi mogok pedagang sapi terjadi lantaran margin harga jual daging sapi sudah sangat tipis bahkan sampai rugi.

Berdasarkan pantauan Republika di Pasar Kranji Baru, kios-kios yang biasanya diisi oleh pedagang daging itu tampak kosong tak berpenghuni. 

Salah seorang pemilik kios bernama Rudi (34 tahun) mengatakan, aksi mogok jualan ini dilakukan sebagai puncak kekesalan para pedagang daging akan tingginya harga jual. Dia menuturkan, harga daging sapi eceran di tingkat rumah potong sudah naik sejak hari libur Natal lalu

AYO BACA : Beredar Video Kepala BPOM Ditekan dan Diancam Keluarkan Izin Vaksin Covid-19, Cek Faktanya!

"Jadi ini memang puncak kekesalan kami. Harga mulai naik sejak natal dari yang tadinya Rp 110 ribu menjadi Rp 120 ribu," kata Rudi saat ditemui.

Kondisi ini diperparah karena adanya pandemi Covid-19. Sebagai pedagang daging yang sudah berpengalaman sejak tahun 2010, ia paham betul bahwa barang dagangannya itu kebanyakan dinikmati oleh konsumen menengah atas.

"Kebanyakan kan daging yang konsumsi itu orang menengah atas. Nah mereka selama corona pada mengurangi beli daging. Bisa dibilang kami itu sudah jatuh tertimpa tangga," ungkapnya.

Dia pun berharap kondisi ini dapat segera berlalu. Sedianya rencana mogok jualan ini akan dilakukan hingga Sabtu mendatang. Rudi dan pedagang sapi lainnya tentu ingin harga daging sapi dapat kembali normal

AYO BACA : Tips Agar Kamu Terhindar dari Penyakit saat Musim Hujan, Simak Yuk!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar