Yamaha

Mogok, Lima Pasar Tradisional di Jakarta Timur Tanpa Pedagang Daging Sapi

  Rabu, 20 Januari 2021   Aini Tartinia
Salah satu pasar yang disidak keberadaan penjualanan daging sapi oleh Sudin KPKP Jaktim (dok. beritajakarta.id)

JATINEGARA, AYOJAKARTA.COM - Petugas gabungan dari Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur dan Dinas KPKP DKI Jakarta tidak menemukan satu pun pedagang daging sapi yang berjualan di lima pasar tradisional, Rabu (20/1/2021). 

Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiany mengungkapkan, kondisi ini dipicu kenaikan harga daging sapi, dari yang semula Rp90 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp140 hingga Rp150 ribu per kilogram.

"Hasil tinjauan di lima pasar tradisional hari ini. Tidak ditemukan pedagang daging yang berjualan. Kalau kemarin masih ada satu hingga dua yang jualan," ujar Irma, dilansir beritajakarta.id, Rabu (20/1/2021). 

Untuk mengatasi kelangkaan daging sapi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Sehingga, harga daging sapi bisa kembali normal. Apabila harga masih melambung, pedagang akan kesulitan menjual daging.

"Dari observasi di lapangan, kelangkaan daging sapi ini diprediksi sampai 22 Januari 2021 hingga 23 Januari 2021 mendatang. Informasinya, pedagang tidak berjualan menunggu harganya turun kembali," pungkas Irma. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar