Yamaha

Terdampak Pandemi, Angka Kunjungan Wisata ke KBB Merosot 40%

  Minggu, 24 Januari 2021   Budi Cahyono
ilustrasi tempat wisata sepi di saat pandemi Covid-19. (Ayobandung/Kavin Faza)

LEMBANG, AYOJAKARTA.COM -- Angka kunjungan wisatawan ke objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepanjang tahun 2020 merosot tajam hingga 40%.

Hal itu dipicu hantaman ekonomi akibat pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) dan kebijakan pembatasan aktivitas digagas pemerintah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, Sri Dustirawati mengatakan, target kunjungan 7 juta wisatawan di tahun 2020 hanya mampu tercapai 4 juta orang.

Pembatasan aktivitas selama pandemi Covid-19 juga turunnya daya beli masyarakat ditengarai menjadi faktor utama merosotnya kunjungan wisata

"Awalnya kita menargetkan angka kunjungan wisatawan di 2020 sebanyak 7 juta orang naik dari tahun sebelumnya yang hanya 6 juta. Tapi akibat COVID-19, realisasi hingga akhir tahun kemarin hanya 4 juta-an," kata Sri, Minggu (24/1/2021).

AYO BACA : Monumen Lady Raffles, Saksi Romantisme Kisah Cinta Sang Gubernur Hindia Belanda

Sri menyebutkan, anjloknya angka kunjungan yang sampai 40% itu karena selama pandemi Covid-19 ada kebijakan PSBB dan penutupan tempat wisata. Selain itu minat orang untuk berwisata juga menurun akibat kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Sehingga meski objek wisata telah kembali beroperasi tapi angka kunjungan masih minim.

Padahal, lanjut Sri, KBB khususnya Lembang, merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

Namun semuanya menjadi tidak berdaya ketika pemerintah menerapkan kebijakan karantina wilayah dan pembatasan pergerakan orang antar daerah.

Terlebih pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kunjungan hanya sekitar 20% dari carrying capacity yang diperbolehkan 50%.

Otomatis itu berdampak pada pendapatan para pengelola wisata yang menurun drastis. Sementara di satu sisi, operasional bertambah akibat harus menerapkan protokol kesehatan. 

AYO BACA : Pendakian Gunung Semeru Ditutup hingga Maret 2021, 4.736 Pendaki Lakukan Jadwal Ulang

 

"Roda ekonomi masyarakat juga jadi terdampak, seperti yang bekerja di sektor wisata, pelaku seni, dan warga lainnya yang mengandalkan perekonomian dari sektor wisata. Jumlahnya ada sekitar 5.000-an orang," sebutnya.

 

Kabid Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot menambahkan, angka wisatawan yang tercatat selama 2020 adalah mereka yang berkunjung ke-78 destinasi wisata.

Tersebar di Kecamatan Cisarua, Lembang, Parongpong, Padalarang, Cipatat, Cililin, Rongga, Gununghalu, Saguling, Cikalongwetan, Batujajar, dan Cipeundeuy.

"Paling banyak destinasi wisata di Lembang ada 43 tempat. Untuk total kunjungan wisatawan selama setahun ke KBB ada 4.088.811, terdiri dari 4.064.126 wisatawan nusantara dan 24.684 dari mancanegara," ujarnya.(Tri Junari)

AYO BACA : Ingin Wisata ke Bogor, Wisatawan Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar