Yamaha

Kasus Harian Covid-19 di DKI Jakarta Naik Lagi! Penambahan 3.512 kasus (Update 24 Januari 2021)

  Minggu, 24 Januari 2021   Aini Tartinia
ilustrasi (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan data pada hari ini, Minggu (24/1/2021) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 3.512 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta. Angka ini naik dibanding Sabtu lalu, yakni sebanyak 3.285 kasus.

Penambahan hari ini merupakan yang tertinggi di DKI Jakarta sejak Covid-19 merebak di Indonesia. Sebelumnya, rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta terjadi pada 20 Januari 2021 yaitu sebanyak 3.786 kasus.

Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 249.815 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 221.300 kasus serta 3.988 kasus meninggal dunia.

Penambahan konfirmasi hari ini menjadikan total kasus aktif di DKI sebanyak 24.527 kasus. Kasus aktif ini lebih tinggi dibanding Sabtu lalu yakni sebanyak 23.382 kasus.

Menurut catatan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif tersebut merupakan kasus yang masih menjalani perawatan. Perawatan tersebut meliputi isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.

Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.

AYO BACA : Kasus Harian Covid-19 Nasional Tambah 11.788 Orang (Update 24 Januari 2021)

Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:

18 Januari: 2.361 kasus

19 Januari: 2.563 kasus

20 Januari: 3.786 kasus

21 Januari: 3.151 kasus

22 Januari: 3.792 kasus

AYO BACA : Langgar Aturan PSBB Ketat, Kafe dan Hotel di Pinang Ranti Jaktim Disegel

23 Januari: 3.285 kasus

24 Januari: 3.512 kasus

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah memasuki hari kedua vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan yang mendapatkan SMS blast dari pemerintah pusat dan telah melakukan registrasi ulang.

"Pada tahap I termin I sesuai alokasi dari pusat sasaran SDM Kesehatan, untuk vaksinasi Covid-19 Tahap 1 adalah berjumlah 131.000 orang di seluruh fasyankes di DKI Jakarta berdasarkan data di website SI-SDMK per tanggal 11 Januari 2021," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti, dilansir dari beritajakarta.id, Kamis (14/1/2021).

Namun, kata dia, data tersebut bersifat dinamis. Pihaknya harus memastikan logistik yang ada agar bisa mengamankan dua dosis untuk satu orang terlebih dahulu, karena vaksin diberikan dua dosis (dua kali) selang 14 hari.

Sementara itu untuk pencanangan tingkat provinsi akan dilakukan hari ini (15/1/2021) kepada 21 orang yang akan dilakukan penyuntikan. Sebelumnya Widyastuti menyatakan, Dinkes DKI Jakarta telah menerima Vaksin Sinovac dari PT Biofarma sejak 4 Januari 2021 sebanyak 39.200 vial, lalu tanggal 7 Januari sebanyak 39.200 vial, dan pada 11 Januari sebanyak 41.640 vial yang disimpan di Cold Room Gudang Vaksin Dinkes DKI.

"Total hingga 11 Januari 2020 kami telah menerima 120.040 vial," jelas dia.

Namun, jumlah vaksin tersebut masih kurang. Menurut Widyastuti vaksin tersebut hanya untuk 60.000 nakes.

"Dan jumlah tersebut masih kurang karena data nakes dan penunjang di DKI Jakarta yang tercatat sebanyak 131.000 orang berdasarkan data SI-SDMK per tanggal 11 Januari 2021," terangnya.

AYO BACA : Update Covid-19 Depok: Pasien Sembuh 78,48%, Terbanyak di Jabar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar