Yamaha

Kominfo Batalkan Hasil Lelang Frekuensi 5G, Begini Penjelasannya

  Minggu, 24 Januari 2021   Budi Cahyono
Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membatalkan lelang pita frekuensi 2,3 Hz yang akan digunakan untuk menggelar jaringan 5G di Indonesia, Sabtu (23/1/2021).

AYO BACA : Jaringan 5G di Indonesia Bisa Dinikmati Tahun 2022 untuk Level Industri

Kominfo menjelaskan, proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 Hz pada rentang 2.360 – 2.390 MHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler, yang diumumkan pembukaannya pada 20 November 2020, telah dihentikan.

AYO BACA : Gercep! Hari Ini PS5 Resmi Masuk Indonesia, Ini Daftar 24 Gerai yang Menjualnya

Dengan keputusan ini maka hasil dari proses seleksi yang telah dilaksanakan dan diumumkan secara transparan kepada publik, antara lain pada tanggal 15 Desember 2020 dan pada tanggal 18 Desember 2020 dinyatakan dibatalkan.

"Penghentian proses seleksi tersebut diambil sebagai sebuah langkah kehati-hatian dan kecermatan dari Kementerian Kominfo guna menyelaraskan setiap bagian dari proses seleksi ini dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Kominfo, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2015," terang Kominfo.

"Sebagai tindak lanjut dari dihentikannya proses seleksi ini, serta dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada peserta seleksi yang telah menyerahkan dokumen jaminan keikutsertaaan seleksi (bid bond), maka Kominfo telah mengembalikan bid bond tersebut pada hari Jumat tanggal 22 Januari 2021 dan diterima langsung oleh perwakilan peserta seleksi bersangkutan," imbuh Kominfo.

Sebelumnya pada Desember lalu Kominfo telah mengumumkan tiga pemenang lelang pita frekuensi 2,3 Hz yang digunakan untuk jaringan 5G. Ketiga pemenang itu adalah Telkomsel, Smartfren, dan 3 Indonesia.

AYO BACA : Arab Saudi Siapkan PingMe sebagai Ganti WhatsApp

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar