Yamaha

Tak Lagi Artis, Sandy “Midun” Nayoan Fokus Jadi Pengacara

  Kamis, 28 Januari 2021   Budi Cahyono
Sandy Nayoan saat ditemui di Kota Solo. (Ayojakarta/Budi Cahyono)

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Polresta Surakarta menggelar reka adegan penembakan dengan tersangka Lukas Jayadi di Jalan Monginsidi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (28/1/2021).

Reka ulang degan ulang peristiwa penembakan yang dikenal dengan koboi jalanan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi berbeda mulai pagi hingga siang.

Menariknya, dalam reka adegan tersebut dihadiri aktor lawas Sandy Nayoan. Pria yang kini berusia 50 tahun tersebut memang hadir dalam reka adegan tersebut karena sebagai kuasa hukum tersangka Lukas Jayadi. Sandy mendampingi Lukas Jayadi sejak lama termasuk saat proses sidang gugatan praperadilan.

Sandy terkenal sebagai Midun di sinetron mini ‘Sengsara Membawa Nikmat’ yang saat itu beradu akting dengan artis senior Desy Ratnasari sebagai Halimah.

Sosok bernama asli Dwight George Nayoan juga terkenal saat memerankan Arya Kamandu dalam film kolosal Tutur Tinular III. Selain itu, dia juga melambung di sinetron Sengsara Membawa Nikmat pada tahun 1991.

Saat ditemui, Sandy menyebutkan saat ini memang sudah meninggalkan dunia akting dan fokus pada kariernya sebagai di bidang hukum. Usai reka adegan, Sandy melayani wartawan untuk diwawancara sembari mengenang sebagai aktor.

Penampilannya sekarang tampak beda. Badan lebih tambun dengan rambut sedikit gondrong. Namun, pakaiannya tetap necis layaknya seorang pengacara. “Iya, sekarang beda dengan dulu kan. Kalau dulu artis, sekarang sudah di pengacara,” tuturnya ramah sembari melayani swafoto.

Disinggung kemungkinan kembali ke dunia peran, Sandy memberikan jawaban menggelitik. "Sekarang fokus ke dunia ini (pengacara) saja. Toh badan juga sudah gemuk gini ya. Sudah tidak bisa beradegan silat atau action sepeti dulu, sudah berat badannya," ungkap Sandy sembari tertawa lebar.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar