Yamaha

Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang Hari Ini, Ya Gaes (29 Januari 2021)

  Jumat, 29 Januari 2021   Eries Adlin
Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang Hari Ini, Ya Gaes (29 Januari 2021)/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah DKI Jakarta, Jumat (29 Januari 2021).

“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan pada siang dan malam hari,” tulis BMKG di laman resminya, bmkg.go.id, Jumat 29 Januari 2021.

Adapun prakiraan cuaca untuk hari ini semua wilayah di DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dengan suhu udara rata-rata antara 23-31 derajat celcius.

Kemarin, BMKG melansir peringatan hujan dengan intensitas lebat di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Jawa Barat dan DKI Jakarta.

BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang berpotensi terjadi di 28 provinsi di Indonesia

Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) untuk dampak banjir atau banjir bandang, seperti dinyatakan Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam siaran persnya, selama 2 hari ke depan (tanggal 28-29 Januari 2021) potensi dampak dengan status Siaga adalah;

1. Banten

2. DKI Jakarta

3. Jawa Barat

4. Jawa Tengah

5. Sulawesi Selatan

6. Papua Barat

BMKG mencatat sebagian besar wilayah Indonesia (94 persen dari 342 Zona Musim) saat ini telah memasuki  musim hujan. Hal ini juga telah diprediksi sejak Oktober 2020 lalu, bahwa terkait dengan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021 yakni di:

  • sebagian Sumatera bagian selatan

  • sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta

  • sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara

  • sebagian Sulawesi,

  • sebagian Maluku

  • sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrem harus terus ditingkatkan.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia. Selain itu, munculnya pusat tekanan rendah di Australia bagian utara mendorong terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar