Yamaha

Rombongan Moge Lolos Ganjil-Genap, Wali Kota Bogor: Hormati Aturan yang Berlaku!

  Sabtu, 13 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
Wali Kota Bogor Bima Arya (Husnul Khatimah/ AyoBogor)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pihak kepolisian untuk mengusut pelanggaran yang dilakukan rombongan motor gede (moge) yang lolos aturan ganjil-genap di wilayah tersebut pada Jumat (12/2/2021). 

Dia pun meminta semua pihak menghormati aturan yang berlaku. 

“Jangan mentang-mentang. Aturan dibuat untuk semua. Saya tadi berkoordinasi dengan Pak Kapolresta dan sepakat untuk melakukan pelacakan. Karena hukum ini harus tegak untuk semua, untuk kebaikan semua, untuk kemaslahatan semua,” kata Bima dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021). 

Satgas Covid-19 saat ini masih berkoordinasi dengan Polresta Bogor untuk menelusuri siapa, dari mana dan tujuan ke mana rombongan moge tersebut. 

“Informasi yang kami dapat adalah HDCI Bogor telah membuat aturan untuk meniadakan kegiatan atau aktivitas (touring/kopdar, dll). Tidak ada yang dikecualikan, kecuali yang memang sudah disepakati yang memang ada tujuan penting. Kalau untuk rekreasi, kalau untuk jalan-jalan, apalagi touring, tidak bisa," ujarnya. 

"Jadi, saya kira kita sepakat bahwa aturan harus ditegakkan dan kita pun melakukan evaluasi secara internal, kita akan perbaiki lagi koordinasi di lapangan, baik dari unsur Pol PP, Dishub bersama rekan kepolisian agar barisan ini semakin rapat,” lanjut Bima. 

Sebelumnya, beredar video rombongan motor besar melintasi pos pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor di kawasan Gadog pada Jumat pagi. Kemudian, video lainnya menunjukan konvoi moge melintasi Jalan Raya Tajur, Pajajaran, Tugu Kujang, Otista, Juanda diduga saat akan kembali ke Jakarta pada Jumat siang.

 

 

 

 

 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar