Yamaha

AYONETIZEN: Pengendorse Skincare Ilegal vs Pemberantas Skincare Ilegal

  Jumat, 19 Februari 2021   Husnul Khatimah
AYONETIZEN: Pengendorse Skincare Ilegal vs Pemberantas Skincare Ilegal

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Akhir-akhir ini media banyak memberitakan mengenai perseteruan antara artis yang mempromosikan produk Skincare Ilegal yaitu Kartika Putri, dengan dokter kecantikan pemberantas Skincare Ilegal yaitu dr. Richard Lee.

Masalah ini bermula ketika dr. richard Lee menampilkan hasil lab dari salah satu produk skincare yang mengandung merkuri dan hidrokuinon dalam channel youtubenya. Ternyata produk tersebut pernah dipromosikan oleh artis karput (kartika putri).

Merasa tidak terima maka karput awalnya mengajak untuk bertemu dengan dr.richard dan ternyata dalam pertemuan tersebut karput membawa seorang pengacara. Pada awalnya richard menanggapi dua buah somasi dari karput dengan permintaan maaf, namun ternyata menurut karput hal ini tidak bisa diselesaikan begitu saja.

Karput malah semakin memperpanjang konflik ini dengan mengeluarkan surat panggilan polda metro jaya dengan kasus pencemaran nama baik. Hal ini membuat Richard geram dan merasa bahwa karput sudah keterlaluan dan tidak tahu diri, sehingga ia akan melaporkan balik kepada polisi dan melawan atau menyelesaikan masalah dengan karput di pengadilan.

Menurut pendapat saya hal seperti ini seharusnya tidak usah di besar-besarkan. dalam kasus ini dr.richard hanya menyampaikan fakta yang tertera dari hasil lab. Dr.richard juga tidak pernah menyebut-nyebut karput atau dengan maksud untuk menjatuhkan nama artis kelahiran palembang tersebut. lalu dari sisi karputnya mungin awalnya dia hanya merasa tersinggung dan tidak terima jadi menurut saya wajar saja kalau dia mangajukan somasi pada awalnya.

Namun respon dari richard juga tidak negatif dan sudah meminta maaf. Seharusnya masalahnya bisa selasai sampai disini saja. Tidak usah dibawa lagi sampai ranah hukum. Berbicara tentang Skincare ilegal yang masih tersebar luas di Indonesia, seharusnya hal ini sudah menjadi perhatian pemerintah dan juga kita bersama.

Meskipun hingga saat ini skincare ilegal masih marak diperjual belikan karena harganya yang murah dan juga hasilnya yang instan, namun kandungan yang ada di dalamnya belum teruji keamanannya. Selain itu dalam jangka panjang kandungan yang berbahaya untuk kulit bisa merusak kulit kita dan membuat kita harus mengeluarkan biaya pengobatan yang lebih banyak lagi.

Sebagai konsumen produk kecantikan kita harus cermat memilih brand yang sudah legal dan terdaftar di BPOM. Banyak produk kecantikan dengan harga terjangkau namun sudah memiliki sertifikat resmi dari BPOM. Jangan mudah tertipu dengan iklan atau video-video promosi yang belum tentu kebenarannya dan bisa jadi hasil editan.

Selain itu seharusnya pemerintah juga mengatur regulasi yang lebih tegas untuk menindaklanjuti oknum-oknum penjual produk kecantikan ilegal. Harus ada patroli rutin dari pihak berwenang untuk mengecek kandungan-kandungan yang ada dalam produk yang diedarkan di pasaran. Hal ni Agar kerusakan kulit yang terjadi pada orang-orang indonesia dikarenakan pemakaian skincare ilegal atau abal-abal berkurang bahkan tidak ada lagi.

Penulis: Sania Aqiila Adhani

Mahasiswa Universitas Andalas

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar