Yamaha

Pengamat: Kinerja Jokowi Bisa Pengaruhi Elektabilitas Anies dan Ganjar di 2024

  Selasa, 23 Februari 2021   Aini Tartinia
Foto: Refly Harun dalam tayangan video analisis politik

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Popularitas dan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuju Pilpres 2025 sangat ditentukan oleh kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Demikian analisis pengamat politik yang juga ahli hukum tata negara Refly Harun.

Menurut Refly, jika popularitas Jokowi turun dan masyarakat menghendaki perubahan, bisa jadi Ganjar Pranowo menjadi tokoh yang tidak layak atau tidak laku dijual karena dia dianggap hanya perpanjangan tangan dari rezim sekarang.

"Tetapi, kalau Presiden Jokowi masih bisa mempertahankan kepercayaan rakyat, maka keuntungan ada pada Ganjar Pranowo," ujar Refly dalam video berjudul "Prabowo Masih Perkasa!!" di Channel YouTube Refly Harun, Selasa (23/2/2021).

Refly menambahkan, Anies Baswedan sebaliknya. Kalau Jokowi makin lemah legitimasinya, makin tidak populer, Anies Baswedan makin tinggi tingkat popularitas dan elektabilitasnya.

"Pemerintahan Jokowi baik, Ganjar untung. Pemerintahan Jokowi tidak baik, Anies untung," kata Refly.

Diketahui, dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis kemarin, terungkap bahwa Prabowo Subianto menjadi yang paling perkasa dengan elektabilitas 22,5%. Di bawahnya Ganjar Pranowo 10,6%, kemudian Anies Baswedan 10,2%.

Sementara itu, saat simulasi tertutup 10 nama, Prabowo Subianto juga ada di urutan teratas setelah dipilih 26,0% responden. Di bawahnya ada Ganjar Pranowo dengan 15,4%. Kemudian, Anies Baswedan meraih 13,3% dukungan responden.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar