Yamaha

Soal Anies Mencopot Kadis SDA, PDIP: Seolah-olah Anis Serius Menangani Banjir

  Kamis, 25 Februari 2021   Budi Cahyono
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Suara.cm/Chyntia)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Juaini Yusuf dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan menurunkan jabatannya menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Utara.

Pencopotan ini dinilai terkait banjir Jakarta yang merendam 113 RW pada Sabtu (20/2) sampai Senin (22/2) dini hari.

Merespons persoalan itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Gubernur Anies memiliki motif terselubung dalam keputusannya mengganti Kadis SDA. Menurutnya Anies berniat menutupi kegagalan dalam menangani banjir.

Menurut Gembong, Anies hanya ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa ia berhasil menangani banjir. Namun pada kenyataannya Anies tidak melakukan banyak upaya untuk menuntaskan peristiwa tahunan itu.

“Anies tidak mencari kambing hitam, tetapi Anies ingin menunjukan kepada rakyat Jakarta bahwa seolah-olah pak Anies serius menangani banjir,” ujar Gembong saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

"Maka orang yang diberikan tanggung jawab terhadap banjir ternyata enggak bisa menyelesaikan maka didepak," katanya.

Karena itu, meski dibantah pihak Pemprov DKI, Gembong menilai banjir kemarin adalah penyebab dicopotnya Juaini. Sebab Anies sudah memiliki ekspektasi tinggi terkait penanganan banjir tapi malah tidak tercapai.

“Bisa juga iya (Juani didepak karena karena banjir pekan lalu) karena ekspektasi tinggi Anies yang berharap bisa menyelesaikan banjir tapi ternyata enggak masih begitu parah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim kinerja Juaini Yusuf menjadi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) selama ini sudah baik. Namun hal itu tak menghindarkan Juaini dicopot Gubernur Anies Baswedan dari jabatannya.

Menurut Riza, kinerja Juaini sudah terlihat baik ketika banjir belakangan ini. Air yang meluap di daerah rawan banjir diklaim bisa surut lebih cepat dari biasanya.

"Pak Juaini sejauh ini bekerja sudah cukup baik, terbukti kita lihat banjir tahun ini kita berhasil mengurangi genangan, banjir, dan mempercepat surutnya air," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Wilayah strategis dan beberapa tempat rawan lainnya juga untuk tahun ini tak terendam banjir. Begitu juga dengan jumlah pengusi dan tempat pengungsian yang diklaimnya berkurang.

"Jadi, saya kira ini sesuatu yang berhasil ya," jelasnya.

Karena itu Riza membantah adanya anggapan Juaini dicopot sebagai Kadis SDA karena gagal menangani banjir. Penggantian posisi pejabat dianggapnya menjadi hal yang lumrah terjadi.

"Pergantian di setiap institusi, termasuk Pemprov DKI itu hal yang biasa. Rotasi ini tidak ada masalah dengan personal orang per orang yang ada di Pemprov," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar