Yamaha

Hapus Foto dan Video di HP, Sudah Amankah?

  Jumat, 26 Februari 2021   Husnul Khatimah
Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Jika menghapus data yang ada di ponsel atau komputer, kita bertanya-tanya, apakah file itu sudah benar-benar terhapus permanen? Ahli Digital Forensik Indonesia, Ruby Alamsyah menjelaskan file yang sudah dihapus bisa terhapus permanen dan juga dapat dipulihkan.

Berdasarkan dari teori dasar komputer yang berlaku untuk semua sistem, sesuatu yang telah terhapus bisa dikembalikan lagi. Selain itu, sesuatu yang sudah tertimpa atau tertindih tidak bisa dimunculkan kembali. Jadi, file yang sudah dihapus dapat dimunculkan kembali.

“Sebuah file di komputer itu kondisinya ada dua, masih ada atau hilang sama sekali. Kalau file yang kita hapus lalu tidak tertimpa dengan file-file baru, otomatis posisinya hanya terhapus. File itu dapat dimunculkan kembali,” kata Ruby di Jakarta beberapa waktu lalu.

Memori di hardisk, kata dia, diatur oleh sistem operasi (OS). OS berfungsi untuk menentukan penempatan lokasi sebuah file. Semakin besar kapasitas memori hardisk, semakin banyak alamat-alamat file yang akan dialokasikan oleh OS.

Contohnya, seseorang menghapus file A lalu membuat file B. Kebetulan, OS menyimpan file B lokasinya sama dengan lokasi file A. Karena tersimpan di lokasi tersebut, file A yang sudah terhapus menjadi tertimpa sehingga file A tidak bisa dipulihkan karena sudah ada data baru.

“Jadi tergantung kondisi file tersebut, kalau kondisi filenya dihapus saja, bisa di-recover. Tapi kalau sudah terhapus dan tertimpa file baru, itu tidak bisa di-recover. Nah, itulah kenapa adanya ilmu digital forensic untuk melakukan recover data,” ujar dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar