Yamaha

Kurangi Banjir Jabodetabek, BNPB Modifikasi Cuaca dengan Tebar 13,6 Ton Garam di Udara

  Jumat, 26 Februari 2021   Aini Tartinia
BNPB, BPPT, BMKG, dan TNI kembali melakukan penyemaian garam NaCl pada hari kedua sebanyak 4,4 ton untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)/dok: bnbp.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBPB), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyemai total sebanyak 13,6 ton lebih garam NaCl untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai mitigas banjir di wilayah Jakarta, Bogor Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). 

Dilansir dari bnpb.go.id, kegiatan penyemaian NaCl hari kedua penyemaian garam NaCl sebanyak 4,4 ton yang dilakukan Kamis, (25/2/2021) kemarin. Dan dilakukan dengan menggunakan pesawat TNI CN 295 (A-2901) yang dipiloti oleh Kapt.Pnb Iskandar dan Kapt.Pnb. Riyo sebanyak 2 sorti penerbangan.

Sorti pertama dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan target penyemaian di wilayah Selat Sunda, Ujung Kulon, Laut Jawa sebelah barat laut dari Jabodetabek, Serang dan Pandeglang pada level ketinggian 8.000 hingga 10.000 feet (kaki) dengan menghabiskan bahan semai garam sebanyak 2.000 kg NaCI. 

Kemudian sorti kedua dilakukan pada pukul 15.35 WIB higga 17.35 WIB dengan target penyemaian di wilayah Timur Lampung, Bandar Lampung dan Teluk Lampung pada level ketinggian 12.000 feet dengan menghabiskan bahan semai garam sebanyak 2.400 kg NaCl.

Adapun, kegiatan TMC tersebut dilakukan guna meredistribusi curah hujan dalam rangka mitigasi bencana banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sebagaimana menurut Surat BNPB Nomor B-022/DIII/BNPB/PD.01/2/2021 tanggal 20 Februari 2021.

Sebelumnya, pada Rabu (24/2/2021) kolaborasi BNPB, BPPT dan TNI serta instansi terkait telah melakukan penyemaian garam NaCl hingga sebanyak 9,2 ton. Secara gambaran teknis, dengan dilakukannya penyemaian garam ke bibit awan, maka hujan akan turun sebelum masuk ke wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Tentunya hal itu juga dilakukan dengan melihat panduan prakiraan cuaca dari BMKG.

Sementara itu, menurut data yang dikeluarkan BMKG, informasi kejadian hujan per 25 Februari 2021 meliputi AAWS Dramaga (15.8 mm), GI Duren Tiga (10.0 mm), ARG Kelapa Gading (2.4 mm), AWS Harapan Indah (19.6 mm), AWS Kemayoran (3.8 mm), AWS TMII (0.2 mm), ARG PJT II Gabus (4.8 mm).

Sebelumnya, pada 24 Februari 2021, BMKG mencatat bahwa curah hujan di AWS IPB Bogor (51.6 mm), Kebun Raya Bogor (50.2 mm), AWS Gunung Geulis (28.6 mm) dan Stasiun Klimatologi Bogor (27.1 mm). Kemudian di Pompa Cideng (26.0 mm), ARG Tomang (24.2 mm), Atang Sanjaya Bogor (23.0 mm), Stasiun Meteorologi Citeko (22.5 mm), Istana (22.0 mm), Stamet Curug (18.0 mm), ARG Katulampa (18.0 mm), Stageof Tangerang (17.5 mm) dan Stasiun Meteorologi Soekarno Hatta (17.2 mm).

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar