Yamaha

Polemik Demokrat: Andi Arief Sebut Seruan KLB Jhoni Allen Cs Tidak Sah!

  Kamis, 04 Maret 2021   Aini Tartinia
Partai Demokrat

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Internal Partai Demokrat masih terus memanas. Politikus Partai Demokrat, Andi Arief menuturkan niat mantan Politikus Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun merebut kepemimpinan partai sudah diketahui sejak lama.

Dalam akun Twitter pribadinya @Andiarief__ mengatakan, Partai Demokrat telah mempelajari cara buruk pengambilalihan kepemimpinan lewat sejarah kepartaian di Indonesia.

"Demokrat belajar sejarah kepartaian Indonesia bagaimana partai bisa direbut paksa/dijual. Konsep majelis tinggi "kunci" agar cara brutal pengambilalihan bisa dicegah. Majelis tinggi jadi penjaga ideologi sekaligus continuitas partai. NIAT joni Allen, dll sudah kita antisipasi lama," ujarnya, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya Pemilu serentak yang akan dilaksanakan mendatang, menjadi alasan Jhoni Allen berusaha untuk merebut kepemimpinan Partai Demokrat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

"PILEG berbarengan dengan pilpres menggunakan suara hasil pemilu sebelumnya seperti saat ini, menjadi faktor pemburu rente dan kekuasaan memilih jalan pintas merebut partai yg suara signifikan. Suara 7,8% partai Demokrat yang sedang diburu dan akan dijual agar bisa nyapres," ungkap dia.

Andi menjelaskan, seruan Jhoni Allen untuk menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) tidak akan sah. Yakni apabila belum memperoleh izin dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang tak lain juga ayah kandung dari AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Klaim Jhoni Allen dkk mendapat dukungan negara diuji dalam praktek. Menpolhukam, Depkumham dan kepolisian apakah akan hormati AD ART Partai," kata dia.

"KLB harus dapat izin ketua majelis tinggi partai dalam hal ini Pak SBY. Kalau tidak ada izin majelis tinggi KLB adalah kerumunan ilegal," imbuhnya.

Sebelumnya, Jhoni Allen Marbun mendesak diselenggarakannya KLB Demokrat. Dia pun telah dipecat akibat diduga ikut terlibat dalam kudeta Partai Demokrat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar