Yamaha

Ke Surabaya, Jangan Lupa Mencicipi Mocktail Coffee di Nordic Cafe

  Minggu, 07 Maret 2021   Budi Cahyono
Karyawan Nordic Cafe menyajikan menu andalan kopi mereka saat Grand Opening di Marvell City Surabaya, Minggu (7/3/2021). (Ayosurabaya/Praditya)

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM -- Menikmati kopi sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat urban. Bahkan, sudah banyak kafe yang menawarkan pelbagai kopi dengan cita rasa nusantara. Teranyar, ada sajian kopi dengan paduan brewing. 

Namun, ada cara unik lainnya untuk memanjakan penikmat si biji hitam dengan hadirnya mocktail coffee di Nordic Marvell City Surabaya. Mocktail coffee merupakan paduan espresso based dengan campuran orange, kelapa, serta aneka buah lain.

Founder Nordic Christian Widjaja Hartono mengatakan, mocktail coffe yang disajikan di kafe berbeda dengan yang lain, baik dalam segi rasa maupun tampilan. Christian menyebut, trend mocktail coffee ala Nordic sudah dikenal di Kota Pahlawan sejak pembukaan kafe Nordic yang pertama, tahun 2017 lalu di Kawasan Tidar, Kota Surabaya.

Seiring berjalannya waktu, Nordic mempunyai sejumlah signature mocktail coffee. Salah satu andalannya adalah Sun Kissed Summer. Menu frecomended ini perpaduan dari infused water orange, orange juice, espresso, dan caramel.

Menu favorit kedua adalah Victoria Secret Garden. Pelanggan bisa mencicipi cita rasa asam manis yang berasal dari campuran apple shaken, espresso, buah leci, dan lemon.

"Menu ini jarang ditemukan di kafe-kafe lain, kecuali di 2 kafe milik kami (Nordic Tidar dan Marvell City mall)," terang Christian saat berjumpa dengan AyoSurabaya.com, Minggu (7/3/2021).

Christian mengungkapkan, segmentasi kafe yang didirikannya didominasi para anak muda dan pekerja kantoran. Harga yang ditawarkan pun relatif, mulai dari Rp20.000 sampai Rp55.000.

Selama Grand Opening Nordic, Christian mengimbau kepada pecinta kopi untuk segera merapat. Selain ada diskon 20% yang diberikan, durasi operasional kafe juga terbatas. Mengingat, dengan adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, mau tak mau harus mengikuti regulasi yang ada.

"Konsepnya ke spesialistic coffee, core'nya di coffee, pembedanya kita di mocktail. Jam buka kami 11.00 sampai 21.00 WIB, kapasitas maksimal 90 orang, tapi selama PPKM Mikro dikurangi kapasitasnya," sambungnya.

Christian berharap, dengan pembukaan kafe keduanya itu mampu menggairahkan lagi selera pecinta kopi selama pagebluk. Dengan dibukanya lokasi kedua itu, ia juga optimis menjadi trendseter kafe berbasis kopi di Surabaya dan mengangkat produk kopi dari sejumlah UMKM di Indonesia.

"Optimismenya, so far kami dapat feedback positif, pasti kami pengen growing terus lah, semoga pandemi segera berakhir juga. Kopi yang kami andalkan juga dari Indonesia, seperti Semendo dari Sumatera, itu yang paling kami andalin. Tapi, kopi-kopi dari Bali, Flores, Aceh, & Toraja kami rotasi juga, secara tidak langsung kami juga mengedukasi dan meningkatkan UMKM juga," tandasnya.

Sembari menikmati kopi, pelanggan juga bisa menikmati aneka menu masakan yang bisa dicoba. Pasta, nasi goreng, aneka olahan nasi Nusantara, rice bowl, salad, sandwich hingga camilan manis maupun gurih bisa menjadi teman nongkrong.

"Diwajibkan prokes (protokol kesehatan), setiap pagi kita ukur suhu karyawan, begitu juga pelanggan. Selama pandemi, maksimal 50% dari kapasitas," tutup dia. (Praditya)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar