Yamaha

Pandemi Covid-19 Bikin PBSI Lambat Umumkan Promosi dan Degradasi Atlet

  Senin, 15 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi bulu tangkis / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kian mendapat sorotan dari para mantan atlet dan masyarakat penggemar bulu tangkis. Pasalnya, hingga hari ini PBSI diketahui belum juga mengumumkan atlet promosi dan degradasi.

Sejumlah mantan atlet seperti Vita Marissa akhirnya buka suara terkait lambatnya langkah PBSI dalam melakukan promosi dan degradasi. Pasalnya proses ini dinilai dapat menentukan nasib regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia.

“Libur terlama PB PBSI mulai tanggal 15 November – sekarang. Mudah-mudahan PB PBSI segera melakukan promosi degradasi atlitnya. Karena regenerasi pemain itu sangatlah penting!!!,” tulis mantan pemain spesialis ganda campuran itu dalam unggahan Instagram Stories-nya @v.marissa.

“Jangan sampai keadaan ini memperburuk regenerasi bulutangkis kita,” lanjut Vita yang ditegaskan dengan beberapa hashtag seperti #pedulibulutangkis #hanyapeduli dan menandai beberapa atlet muda yang disinyalir mendapatkan promosi untuk masuk ke Pelatnas PBSI.

Terkait permasalahan ini, PBSI rupanya masih beralasan jika pandemi Covid-19 membuat mereka harus berhati-hati. Kabid Humas dan Media PBSI Broto Happy mengatakan bahwa untuk mengumpulkan para atlet yang dapat promosi maupun degradasi, perlu izin yang tidak mudah didapat.

“Namanya pemain Pelatnas, ya harus dikumpulkan di Pelatnas Cipayung. Semua itu demi menjaga kesehatan dan keselamatan pemain,” kata Broto saat dimintai keterangan oleh Ayojakarta, Senin (15/3/2021).

Broto mengaku nama-nama atlet yang menerima promosi dan degradasi sudah disiapkan oleh pihaknya. Ketika ditanya apakah atlet yang bersangkutan sudah diberitahu atau belum, Broto menuturkan PBSI akan segera mengirimkan mereka surat pemanggilan.

“Infonya akan segera dikirim surat pemanggilan ke mereka,” kata dia.

Kendati pandemi Covid-19 juga dirasakan di seluruh dunia, namun keterlambatan serupa tidak menyulutkan Badminton Asosiasi Malaysia (BAM) untuk melakukan promosi dan degradasi atletnya. Bahkan, BAM telah melakukan promosi dan degradasi sejak 7 Februari lalu.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar