Yamaha

Rumah Terbakar di Utan Kayu, Api Berasal dari Korsleting Listrik di TV

  Rabu, 31 Maret 2021   Fichri Hakiim
Petugas pemadam kebakaran yang menangangi rumah terbakar di Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Api diduga berasal dari korsleting listrik di TV/ayojakarta/fichri hakiim

 

MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM -- Satu rumah di Jalan Multi Karya, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, terbakar pada Rabu (31/3/2021).

Kasie Ops Sudin Penanggulangan Penyelamatan dan Kebakaran Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.33 WIB. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Gatot. 

Dia menjelaskan api berasal dari korsleting listrik di jalur TV. Kemudian, api membesar dan membakar lantai dua rumah. 

"Penyebabnya korsleting listrik di jalur TV, lalu tiba-tiba ada percikan dan membakar lantai dua," jelasnya. 

Tak lama kemudian, warga langsung melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur. 

"Menimpa sebanyak 1 kartu keluarga dan 6 jiwa, untuk kerugiannya sekitar Rp80 juta," tambahnya.

Gatot menuturkan, setelah tiba di lokasi kebakaran, petugas melakukan pemadaman api di sekitar lokasi kejadian. 

"Sebanyak 45 personil kita kerahkan," tuturnya. 

Api tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 14.58 WIB. 

"Sebanyak 9 unit kita kerahkan. Pertama meluncur 1 unit pompa, lalu pengerahan 9 unit pompa beserta pendukung," jelasnya. 

INSTRUKSI CEGAH KEBAKARAN

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan enam instruksi pencegahan kebakaran di wilayah Ibu Kota. Sebelumnya, Pemprov DKI melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menekankan gerakan warga cegah kebakaran.

"Kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 65 Tahun 2019 tentang gerakan warga cegah kebakaran," tulis Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan, Rabu (31 Maret 2021).

Adapun enam instruksi Anies, meliputi:

1. Melaksanakan pemeriksaan kelayakan sarana prasarana di lingkungan warga.

2. Melakukan sosialisasi serta melatih warga melakukan pencegahan dan pemadaman dini kebakaran.

3. Memastikan ketersediaan prasarana dan sarana pemadam di lingkungan rawan kebakaran.

4. Kader Dasawisma didampingi personel Damkar dan pihak kelurahan melakukan pemeriksaan dan pendataan rumah waspada kebakaran.

5. Menempelkan stiker rumah waspada kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendataan.

6. Warga yang tempat tinggalnya masuk kategori waspada kebakaran agar memiliki alat pemadam api ringan (APAR).

Anies mengatakan, tugas Dinas Gulkarmat melaksanakan pemeriksaan kelayakan sarana dan prasarana dilingkungan warga. Memberikan sosialisasi dan pelatihan pemadaman secara dini serta memastikan tersedianya sarana dan prasarana pemadam di lingkungan rawan kebakaran.

"Ayo! Bersama kita #JagaJakarta." serunya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar