Yamaha

Sudah 1 April Dana BST Belum Masuk Rekening, Kadinsos DKI Bungkam!

  Kamis, 01 April 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi bansos / istimewa

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Jadwal pencairan bantuan sosial tunai (BST) tahap 3 untuk warga DKI Jakarta direncanakan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mulai disalurkan di akhir Maret 2021.

Namun, hingga awal April 2021 ini realisasi pencairan dana BST tersebut belum ada. 

Ayojakarta mencoba menghubungi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta Premi Lasari untuk kepastian pencairan BST tahap 3 DKI, tetapi baik telepon maupun pesan singkat tidak direspons hingga berita ini diturunkan. 

Sebelumnya, Premi pernah mengungkapkan BST tahap tiga yang semula direncanakan dilaksanakan pada Februari 2021 ini molor hingga rencana akhir Maret 2021 kemarin. Alasannya, dikarenakan pemutakhiran data.

Hal itu dilakukan karena adanya perubahan data yang disesuaikan kembali dengan kategori penerima BST, seperti adanya penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah luar DKI Jakarta, perubahan status perkawinan, mampu atau tidak mampu secara ekonomi, penerima PKH/BPNT, dan memiliki penghasilan tetap.

"Pemutakhiran data dilakukan berdasarkan usulan penghapusan dan pengusulan baru dari RT/RW melalui Forum Musyawarah Kelurahan yang dilaksanakan pada bulan Februari lalu," kata Premi, beberapa waktu lalu. 

Diketahui, BST disalurkan melalui 2 cara yaitu:

1. Bantuan Sosial Tunai Pemerintah Pusat

- Bantuan bersumber dari dana APBN;

- Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia (Persero).

2. Bantuan Sosial Tunai Pemprov DKI Jakarta

- Bantuan bersumber dari dana APBD DKI Jakarta;

- Bantuan disalurkan melalui rekening Bank DKI sebesar Rp300 ribu per bulan;

- Penyaluran dilakukan selama 4 bulan, sejak Januari hingga April 2021;

- Disalurkan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI.

Adapun mekanisme penyaluran Bantuan Sosial Tunai Pemprov DKI Jakarta:

1. Terdaftar sebagai penerima bantuan sosial sembako tahun 2020 hasil pembaruan dan pemadanan data Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta.

2. Tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

3. Proses penyaluran bertahap dan bergiliran di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta dimulai pada Januari 2021.

4. Terdapat 160 titik lokasi penyaluran di setiap wilayah administrasi & maksimal 500 orang perhari di setiap titik.

5. Menerima undangan maksimal H-1 pelaksanaan dari petugas wilayah yang ditunjuk.

6. Apabila tidak hadir sesuai jadwal pertama, akan dijadwalkan kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga setelah distribusi tahap pertama selesai di 5 wilayah DKI Jakarta & Kepulauan Seribu.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar