Yamaha

Kapan BST DKI Periode Maret Cair? Sampai Hari Kedua April Masih Nihil

  Jumat, 02 April 2021   Eries Adlin
Kapan BST DKI Periode Maret Cair? Sampai Hari Kedua April Masih Nihil/humas bank dki

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Sampai dengan April tanggal 2, belum ada informasi yang dirilis Pemprov dan Dinas Sosial DKI Jakarta terkait dengan kapan BST tahap 3 periode Maret akan cair.

Sebagian warga Jakarta terus mempertanyakan tentang kapan BST DKI periode Maret cair melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook. Pasalnya Gubernur Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta melalui akun media sosial resmi menyatakan bantuan tersebut akan cair pekan terakhir Maret.

Pagi ini, 2 April 2021, akun Twitter DKI Jakarta, @DKIJakarta, belum berkicau tentang kapan BST DKI periode Maret akan cair.

Terkait dengan pencairan dana BST Tahap III, Mohon pantau selalu media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta mengenai informasi tersebut, atau dapat menghubungi Call Center Dinas Sosial (021) 4265115 atau 0821 1142 0717(WA) pada hari kerja pukul 08.00-17.00 WIB. Terima kasih.

Demikian informasi yang dirilis Pemprov DKI Jakarta melalui akun Twitter @DKIJakarta menjawab pertanyaan warga Ibu Kota.

Kemarin (Kamis 1 April 2021), Ayojakarta mencoba menghubungi Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari. Namun yang bersangkutan tidak merespons pertanyaan Ayojakarta tentang kapan BST tahap 3 periode Maret.

Sebelumnya, pencairan BST Tahap 2 DKI juga sempat molor dengan alasan perbaikan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mungkinkah ini juga menjadi salah satu kendala yang terulang lagi?

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beberapa waktu lalu menjelaskan perbaikan data yang dimaksud meliputi penerima manfaat meninggal dunia, pindah dari Jakarta, status perkawinan, program keluarga harapan, dan memiliki penghasilan tetap.

Usai diperbaharui data penerima BST tercatat hanya 1.805.216 KK atau turun ketimbang tahap 1 dengan total 1.992.098 KK. Sehingga terjadi penurunan jumlah data penerima sebanyak 186.882 KK.

“Kami melakukan pemutakhiran data melalui musyawarah kelurahan,” ujarnya Ariza, Kamis 11 Maret 2021.

Ada beberapa penilaian yang akan membuat penerima bansos BST DKI sebelumnya, dihapus dari daftar penerima bansos BST DKI Tahap 2. Adapun penilaian tersebut, yakni sebagai berikut.

1. Menyalahgunakan kartu BST (diperjual-belikan, disalahgunakan, dll).

2. Terdapat perubahan hasil musyawarah kelurahan dan verifikasi lapangan oleh petugas wilayah.

3. Duplikasi dengan penerima bantuan sosial PKH dan BPNT.

4. Penerima yang sudah pindah/meninggal/tidak lagi masuk ke dalam DTKS.

Untuk mengetahui apakah kamu terdaftar dalam penerima BST DKI, bisa melakukan cek penerima dengan cara sebagai berikut:

1. Masuk ke laman corona.jakarta.go.id/id/informasi-bantuan-sosial

2. Masukkan Nomor Kartu Keluarga (KK) di kolom yang tersedia.

3. Kemudian klik “Cari”.

4. Setelahnya kamu dapat melihat apakah termasuk ke dalam daftar penerima BST tahap 3 DKI sebesar Rp300 ribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar