Yamaha

Pindah Agama dari Islam ke Kristen, Kiki Fatmala Mengaku Bahagia

  Rabu, 07 April 2021   Firda Puri Agustine
Kiki Fatmala [Herwanto/Suara.com]

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kiki Fatmala buka suara soal alasan pindah agama. Ia menungkapkan merasakan damai usai beribadah ke gereja.

Pengakuan Kiki Fatmala tersebut diungkapkan langsung dalam YouTube Gereja Satu Jam Saja.

Artis senior itu mengaku pertama kali mendengarkan lagu rohani di rumah temannya. Lalu, kala itu Kiki tak kuasa meneteskan air mata hingga ia beribadah ke gereja bersama sang teman.

Dalam YouTube berjudul Kesaksian KIKI FATMALA Percaya Tuhan Yesus & Dibaptis, Kiki Fatmala mengungkapkan perjalanan pindah agamanya.

Pada tahun 2014, Kiki mengaku sedang diterpa masalah keluarga. Kiki Fatmala kemudian berkunjung ke rumah temannya dan didengarkan lagu rohani.

Namun entah kenapa, wanita asal Jakarta itu mengaku tak kuasa membendung air matanya ketika mendengarkan lagu rohani itu.

“Tahun 2014 saya main ke rumah teman, terus pada saat itu saya lagi banyak masalah keluarga, saya dengarin lagu, waktu itu saya enggak ngerti lagu rohani, tapi saya dengarin lagu di rumah dia itu yang bikin saya kok bisa nangis, air mata saya keluar terus enggak bisa stop,” ujar pemeran Si Manis Jembatan Ancol tersebut dikutip dari Suara.com - jejaring Ayojakarta.com, Selasa (6/4/2021).

Kiki pun lantas meminta didengarkan lagu-lagu rohani lain kepada temannya. Sejak saat itu, wanita 51 tahun tersebut sering mengunjungi rumah temannya untuk mendengarkan lagu yang membuatnya merasa damai.

“Terus saya dengarin terus pujian-pujian penyembahan lagu-lagu rohani. Terus saya bilang sama teman saya gini ‘ini lagu apa ya’, terus teman saya bilang ‘ini lagu rohani’, terus saya minta didengarin lagu-lagu yang lain, saya sering datang ke rumah dia beberapa kali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kiki lalu meminta izin kepada temannya untuk ikut beribadah ke gereja setelah mendengarkan lagu rohani. Sesampainya di gereja, Kiki diajak untuk duduk di kursi paling depan.

Namun Kiki merasa ketakutan karena ada kamera yang menyoroti wajahnya karena kala itu yang orang tahu, Kiki merupakan seorang Muslim. Akhirnya, Kiki dan temannya duduk di kursi paling belakang.

“Pertama kali saya ke gereja sama teman saja diajak duduk paling depan, waktu itu saya lihat kamera (tutup muka) ‘aduh nanti deh’ saya ketakutan kalau orang tahu saya di agama yang lain, saya takut masuk gereja, tapi saya mau dengar, saya bilang ke teman saya ‘bisa enggak kita duduk paling belakang, biar enggak kena kamera’,” ucapnya.

Setelah pulang dari gereja, Kiki merasakan senang dan damai dalam hidupnya. Kiki selalu mengingat firman pertama yang ia dengarkan saat di gereja, yakni soal Kasih dan Mengampuni.

Sejak saat itu, wanita kelahiran tahun 1969 itu rajin beribadah ke gereja tiap minggunya hingga kini.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar