Yamaha

Operasional RS Lapangan Tak Diperpanjang, Pemerintah Hemat Anggaran Hingga Rp1,5 MiliaR

  Jumat, 09 April 2021   Yogi Faisal
Tenaga kesehatan saat membersihkan ruang perawatan pasien covid-19, di Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor

TANAHSAREAL, AYOJAKARTA.COM - Masa operasional Rumah Sakit (RS) Lapangan Kota Bogor, menyisakan waktu tak kurang dari sembilan hari kedepan.

RS yang ditunjuk sebagai pusat penanganan pasien covid-19 Kota Bogor tersebut, kabarnya bakal berakhir pada 18 April 2021 mendatang.

Meski kontrak operasional RS Lapangan bakal habis pada 18 April nanti, nampaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan sinyal untuk tidak memperpanjang operasional rumah sakit tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kemungkinan RS Lapangan tersebut tidak bakal diperpanjang operasionalnya, mengingat kasus positif covid-19 di Kota Bogor, dalam kurun waktu kebelakang ini mengalami penurunan.

"Kalau dilihat dari tren kasus harian menurun jauh. Rasio keterisian tempat tidur pun turun sekarang kisaran di 25 sampai 30 persen. Jadi kemungkinan kita akan kembali ke rumah sakit rujukan, dan rumah sakit lapangan kemungkinan tidak akan kita perpanjang," katanya, Jumat (9/4).

Humas dan Sekretariat RS Lapangan Kota Bogor, Armein Sjuhary Rowi mengatakan, dengan tidak beroperasi RS Lapangan Kota Bogor, setidaknya pemerintah bisa berhemat anggaran sebesar Rp1,5 miliar di setiap bulannya.

"Walaupun anggaran ini bukan dari Pemkot Bogor, tapi dari BNPB melalui Dana Sisa Pakai (DSP), setidaknya pemerintah bisa menghemat biaya sebesar Rp1,5 miliar setiap bulannya, kalau RS Lapangan ini tidak beroperasi," ujarnya.

Anggaran operasional RS Lapangan Kota Bogor yang menelan Rp1,5 miliar tersebut terdiri dari gaji karyawan sebesar Rp180 juta untuk dokter spesialis, dokter umum Rp190 juta, perawat Rp470 juta, penunjang medis Rp200 juta dan tenaga manajemen serta pembantu umum Rp400 juta setiap bulannya.

"Jadi setiap bulan untuk biaya gaji karyawan dianggarkan Rp1,5. Kalau RS Lapangan Kota Bogor tidak beroperasi lagi, otomatis kita berhasil menghemat anggaran itu," tuturnya. 

Sekedar diketahui, hingga Jumat (9/4) pukul 14.00 WIB, jumlah pasien covid-19 yang dirawat di RS Lapangan Kota Bogor sebanyak 8 orang dari kapasitas 64 tempat tidur tersedia. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar