Yamaha

Sektor Pertanian Bakal Jadi Andalan Pulihkan Ekonomi Kabupaten Bogor

  Senin, 12 April 2021   Yogi Faisal
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Muad Khalim (Yogi Faisal/ AyoBogor)

CIBINONG, AYOJAKARTA.COM - Sejumlah cara dan kebijakan terus diambil pemerintah demi memulihakan ekonomi masyarakat, di tengah pandemi covid-19. Salah satunya melalui program dan kebijakan padat karya sektor pertanian.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Muad Khalim mengatakan, DPRD mendukung program lahan ketahanan pangan Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS), melalui program kolaborasi antara perangkat daerah lingkup Kabupaten Bogor, Kodim 0621 dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Program teraebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

"DPRD Kabupaten Bogor mendukung program Lahan Ketahanan Pangan BCLS untuk Pertahanan Negara, yang berlokasi di Desa Karang Tengah dan Desa Sirnajaya Kecamatan Babakan Madang dan Kecamatan Sukamakmur serta Desa Pasir Madang, Desa Cileuksa, dan Desa Cisarua Kecamatan Jasinga dan Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor," katanya, Senin (12/4).

Politisi PDI Perjuangan tersebut meyakini, sektor pertanian sangat bisa diandalkan untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat yang kian terpuruk akibat pandemi yang berkepanjangan.

Dia juga meminta, agar Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran yang memadai untuk menggerakan sektor pertanian.

Muad meminta agar Kabupaten Bogor sebagai daerah yang bercorak agraris memiliki ikon produksi pertanian dan sekaligus sebagai penopang ketahanan pangan untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

"Dari luas wilayah dan jumlah penduduk yang banyak saya yakin akan bisa terwujud sekaligus sebagai dasar untuk pemulihan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Muad mengingatkan untuk menggerakkan sektor pertanian, pemerintah harus betul-betul hadir dalam pembinaan petani dan memberi kemudahan berusaha bagi petani dari sektor hulu hingga pengolahan produk pertanian.

“Pemerintah juga harus membantu kemudahan dan memfasilitasi dalam proses perizinan UMKM seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT),” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan upaya pemulihan ekonomi akan dikolaborasikan dengan Kodim 0621 melalui program TMMD, dan Kemenhan RI melalui BCLS.

Selain itu, upaya pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor akibat Pandemi Covid-19 akan fokus dilakukan di enam Perangkat Daerah. Keenam Perangkat Daerah tersebut yaitu Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan.

“Anggarannya sudah kita alokasikan dari APBD tahun 2021. Untuk Kodim 0621 bantuan kami berikan melalui dana hibah untuk mengoptimalkan program TMMD serta bantuan pemanfaatan lahan melalui program lahan percontohan dan pertanian dari Kemenhan RI. Ada sekitar 1.000-3.000 hektar lahan di Kabupaten Bogor, itu semua dilakukan untuk menunjang dan mendukung kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Bogor dimasa Pandemi Covid-19 ini,” ungkap Sekda.

Konsep pemulihan ekonomi, sambungnya dilakukan melalui program padat karya dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan daerah seperti membangun jalan desa, jembatan, drainase, bendungan, pengairan dan lainnya.

“Dengan padat karya masyarakat dituntut ikut serta dalam setiap kegiatan pembangunan. Padat karya ini memberikan banyak manfaat, selain infrastruktur terbangun mereka juga bisa mendapatkan dana sosial (uang), tentunya dapat membantu memulihkan ekonomi mereka akibat pandemi Covid-19,” tutupnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar