Yamaha

BST atau Bansos Tunai Tahap 4 DKI Jakarta: Cair Akhir April, Warga Sudah Nunggu-nunggu!

  Kamis, 22 April 2021   Eries Adlin
BST atau Bansos Tunai Tahap 4 DKI Jakarta: Cair Akhir April, Warga Sudah Nunggu-nunggu (ilustrasi)/republika/prayogi

TEBET, AYOJAKARTA –BST atau bansos tunai tahap 4 periode April 2021 untuk warga DKI Jakarta baru akan cair pada akhir bulan ini.

Informasi tentang kapan bantuan sosial tunai atau BST tahap 4 di DKI Jakarta akan cair disampaikan oleh akun Twitter Pemprov DKI Jakarta, @DKIJakarta, Selasa 20 April 2021.  

1/2) Sesuai dengan informasi dari Dinas terkait. pencairan BST tahap ke-4 rencananya akan mulai dilakukan pada akhir April 2021. Mohon Bapak/Ibu berkenan untuk menunggu dan pantau selalu media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta mengenai informasi tersebut.

(2/2) Jika ada aduan mengenai BST, dapat menghubungi Call Center Dinas Sosial (021) 4265115 atau 0821 1142 0717(WA) pada hari kerja pukul 08.00-17.00 WIB. Terima kasih.

Begitu penjelasan akun Twitter @DKIJakarta menjawab pertanyaan warganet tentang kapan BST tahap 4 periode April 2021 akan cair.

Pada 22 April 2021, banyak pertanyaan yang disampaikan ke akun Twitter milik Pemprov DKI Jakarta yang intinya warga sudah menunggu-nunggu pencairan BST tahap 4 untuk periode April 2021.

PENGAWASAN

Sebelumnya, Wagub Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI Jakarta menekankan penggunaan BST untuk membeli sembako. Tidak boleh membeli rokok apalagi minuman keras.

“Jadi kami mengirim buku tabungan dan kartu. Selanjutnya uang ditransfer dari bank ke masing-masing rekening atau ATM masing-masing. Mereka ambil dari ATM yang sudah diterima. Itulah pola yang kita laksanakan," katanya.

Riza Patria menjadi salah satu pembicara dalam Balkoters Talk dengan tema Efektivitas Bantuan Sosial Tunai (BST) Dalam Menunjang Kesejahteraan Masyarakat Kala Pandemi, pada Rabu 10 Maret 2021.

Ia melanjutkan ada dua bantuan yang diberikan kepada warga yakni dari pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Ia menjamin tidak ada pungli dalam penyaluran bantuan tersebut.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari; Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Rany Maulani; dan Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah.

CEK DAFTAR PENERIMA

Nah, kalau Anda ingin tahu apakah nama Anda masih masuk daftar penerima BST periode April silakan cek di corona.jakarta.go.id/informasi-bantuan-sosial. Pasalnya, pada penyaluran bansos tunai tahap 2 periode Februari, Pemprov DKI Jakarta melakukan pemutakhiran data.

Dari pemutakhiran data pada Februari dan Maret, terjadi pengurangan jumlah penerima BST sebanyak 186.892 nama. Berdasarkan data dari Dinas Sosial Pemprov DKI, jumlah penerima BST tahap I pada Januari sebanyak 1.992.098 KK. Lantas, setelah pemutakhiran data, jumlah penerima bansos tunai tahap II (Februari) sebanyak 1.805.216 KK.

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk dalam penerima BST periode April 2021, mungkin bisa mengikuti prosedur yang berlaku pada pencairan periode Februari yakni dengan cara sebagai berikut:

1. Masuk ke laman corona.jakarta.go.id/informasi-bantuan-sosial

2. Masukkan Nomor Kartu Keluarga (KK) di kolom yang tersedia

3. Kemudian klik “Cari”

4. Setelah itu Anda dapat melihat apakah termasuk ke dalam daftar penerima BST DKI tahap 4 periode April

Berikut beberapa informasi terkait dengan BST untuk DKI Jakarta yang dilansir laman resmi penanganan Covid-19 di Ibu Kota, corona.jakarta.go.id:

Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemprov DKI Jakarta

  • Bantuan bersumber dari dana APBD DKI Jakarta

  • Bantuan disalurkan melalui rekening Bank DKI sebesar Rp300.000/bulan

  • Penyaluran dilakukan selama 4 bulan, sejak Januari hingga April 2021

  • Disalurkan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI

Mekanisme Penyaluran

  • Terdaftar sebagai penerima bantuan sosial sembako tahun 2020 hasil pembaruan dan pemadanan data Disdukcapil Prov. DKI Jakarta

  • Tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

  • Proses penyaluran bertahap dan bergiliran di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta dimulai pada Januari 2021

  • Terdapat 160 titik lokasi penyaluran di setiap wilayah administrasi & maksimal 500 orang perhari di setiap titik

  • Menerima undangan maksimal H-1 pelaksanaan dari petugas wilayah yang ditunjuk

  • Apabila tidak hadir sesuai jadwal pertama, akan dijadwalkan kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga setelah distribusi tahap pertama selesai di 5 wilayah DKI Jakarta & Kepulauan Seribu

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar