Yamaha

Buat yang Mau Turunkan Berat Badan Saat Puasa, Begini Saran Ahli Gizi

  Sabtu, 24 April 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi diet / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA  - Berpuasa selama bulan Ramadhan kerap dimanfaatkan juga untuk menurunkan berat badan. Tetapi belum tentu setiap orang berhasil melakukannya.

Spesialis gizi RSAB Harapan Kita Nanang Utomo, S.Gz., mengatakan bahwa beberapa orang justru bisa saja mengalami kenaikan berat badan selama Ramadan jika pola makannya tidak teratur.

"Prinsip gizi seimbang, setiap kali makan harus seimbang ada protein, karbohidrat, lemak kemudian mineral dan lainnya," kata Nanang dikutip dari siaran Radio Kesehatan Kemenkes, Sabtu 24 April 2021.

Agar sukses turunkan berat badan selama Ramadhan, Nanang menyarankan untuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi juga cara pengolahannya.

"Kalau mau menurunkan berat badan jangan pilih makanan yang digoreng dan bersantan. Bayangkan saja satu porsi gorengan kalorinya bisa sampai 150 kalori. Kalau kita makan buka puasa kalap bisa 3-4 gorengan, itu saja bisa menyumbang sekitar 600 kalori. Belum lagi es buah satu porsi bisa 150 kalori," paparnya.

Selain mengatur pola makan, olahraga juga dianjurkan tetap dilakukan untuk mempercepat proses pembakaran lemak dalam tubuh. Menurut Nanang, waktu olahraga tidak masalah dilakukan pagi, siang, sore ataupun malam. Terpenting, menurutnya, tetap sempatkan waktu untuk berolahraga minimal 2 sampai 3 kali dalam sepekan.

"Walaupun hanya jogging, lari kecil, olahraga tetap diperlukan untuk menurunkan berat badan. Jadi menurunkan berat badan itu tidak hanya disokong dari mengatur pola makan, tapi juga aktivitas fisik untuk membakar lemak di dalam tubuh. Kalau hanya mengandalkan dari asupan saja, saya rasa sulit," ucapnya.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar