Yamaha

Malaysia Open 2021: Ganda Putra Indonesia vs Malaysia, Simulasi Thomas Cup 2020?

  Kamis, 06 Mei 2021   Icheiko Ramadhanty
Ganda Putra Indonesia (Badmintonindonesia.org)

TEBET, AYOJAKARTA -- Salah satu turnamen bulu tangkis yang akan menjadi kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 akan kembali bergulir. Turnamen tersebut yaitu Malaysia Open yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur pada 25-30 Mei 2021 bertempat di Axiata Arena.

Adapun main drawing dari Malaysia Open 2021 resmi diumumkan Badminton World Federation (BWF) pada Selasa malam (4/5/2021). Hasilnya, tiga ganda putra Indonesia yang diturunkan di turnamen ini harus menunjukkan taringnya dengan pemain tuan rumah di hari pertama pertandingan atau babak 32 besar.

Sebagai informasi, nantinya, pemain berperingkat satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan berhadapan dengan ganda nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Lalu pasangan peringkat dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan menghadapi Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Terakhir yaitu ganda nomor tujuh dunia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan unjuk gigi dengan mantan pemain nomor satu dunia Goh V Shem/Tan Wee Kiong. 

Hasil drawing dari ganda putra Indonesia vs Malaysia itu menimbulkan berbagai reaksi dari netizen. Tidak sedikit dari mereka yang bereaksi bahwa pertandingan tersebut seperti turnamen beregu paling prestisius, Thomas Cup.

Thomas Cup pertama kali diadakan pada 1949. Sejak 1990, kejuaraan Thomas Cup diselenggarakan dua tahun sekali oleh Badminton World Federation (BWF) di negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

Sepanjang sejarah, hanya lima negara yang pernah menjadi juara. Mereka adalah China, Malaysia, Indonesia, Jepang, dan Denmark. Indonesia mencatatkan rekor menjadi negara dengan gelar paling banyak di Thomas Cup.

Edisi terakhir Thomas Cup sejatinya bergulir pada 2020. Namun akibat pandemi Covid-19, kejuaraan tersebut terpaksa mundur di tahun 2021.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar