Yamaha

Malaysia Open 2021 Ditunda, PBSI Fokus ke Olimpiade Tokyo

  Sabtu, 08 Mei 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi bulu tangkis / Pixabay

CIPAYUNG, AYOJAKARTA -- Pasca ditundanya perhelatan Malaysia Open 2021, tim bulu tangkis Indonesia akan fokus pada ajang Olimpiade Tokyo. 

Meski demikian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky tetap menyayangkan penundaan tersebut.
 
"Semua upaya dilakukan oleh penyelenggara dan BWF untuk menyediakan lingkungan turnamen yang aman bagi semua peserta, tetapi lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini tidak memberikan pilihan selain menunda turnamen," kata Riony dalam keterangannya, Sabtu 8 Mei 2021. 
 
Dia mengatakan, bukan hanya karena Hafiz/Gloria yang terancam status keikutsertaannya di Olimpiade, namun sekarang semua pemain Indonesia hanya memiliki satu turnamen (Singapura Open 2021, 1-6 Juni) untuk mengejar poin ke Olimpiade. 
 
"Tetapi secara garis besar tim Indonesia tidak punya turnamen pemanasan yang cukup jelang ke Olimpiade Tokyo, juga untuk mempelajari kekuatan lawan," ungkapnya.
 
Rionny memahami situasi pandemi Covid-19 yang terjadi di Malaysia saat ini. Menurut Rionny, keselamatan dan kesehatan pemain adalah yang paling utama.
 
"Ya mau bagaimana lagi, melihat kondisi di sana pun resikonya sangat tinggi. Jadi memang menunda turnamen Malaysia Terbuka adalah hal yang terbaik," pungkasnya.
 
Dengan keputusan ini, tim Indonesia langsung mengalihkan fokus ke Singapura Open 2021, terutama bagi Hafiz/Gloria yang masih harus mengejar peringkat delapan untuk satu tiket Olimpiade Tokyo.
 
Selain itu, Rionny juga sudah merencanakan pertandingan simulasi sebagai ajang pemanasan menuju pesta akbar olahraga empat tahunan tersebut.
 
"Saya berharap Hafiz/Gloria bisa berjuang maksimal, mati-matian di Singapura nanti. Karena hanya di sana kesempatannya. Semoga turnamennya bisa dilaksanakan dan mereka bisa lolos ke Olimpiade," ujar Rionny.
 
"Tadi saya sampaikan, dengan tersisa satu turnamen sebelum Olimpiade, maka sebenarnya tidak cukup untuk turnamen pemanasan. Maka dari itu saya akan mengadakan pertandingan simulasi setiap sektor sebagai ajang uji coba. Termasuk nanti rencananya tim Olimpiade akan menjalani karantina di pelatnas dengan latihan yang terpisah," tambahnya.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar