Yamaha

Jelang Lebaran Vaksinasi Covid-19 Massal di Kota Bogor Dihentikan

  Senin, 10 Mei 2021   Yogi Faisal
Ilustrasi (AyoBandung)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA - Jelang hari raya idulfitri, Dinas Kesehatan Kota Bogor hentikan sementara proses vaksinasi covid-19 massal di Kota Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, meski vaksinasi covid-19 massal di Kota Bogor dihentikan sementara jelang hari raya, namun vaksinasi covid-19 di 25 puskesmas dan 21 rumah sakit tetap berlangsung.

"Yang kita hentikan itu vaksinasi covid-19 massalnya. Kalau vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan seperti 21 rumah sakit dan 25 puskesmas tetap kita lakukan," katanya, Senin 10 Mei 2021.

Vaksinasi covid-19 di tiap-tiap fasilitas pelayanan kesehatan tersebut ditargetkan bisa menyasar minimal 100 penerima vaksin dalam setiap harinya.

"Untuk satu pekan ke depan vaksinasi massal kita off dulu, kita mulai lagi nanti setelah Lebaran. Tetapi di fasilitas kesehatan, di 25 Puskesmas, 21 rumah sakit buka tiap hari dengan sasaran 100 orang per hari masih dilakukan," ujarnya.

Sekedar diketahui, sejak vaksinasi covid-19 pada Januari 2021 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah melakukan vaksinasi terhadap 96.680 orang atau 54,23 persen, dari 178.279 target penerima vaksin covid-19 di Kota Bogor.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, pada vaksinasi pertama dengan kategori SDM dan tenaga kesehatan (Nakes) dengan sasaran 9.150 orang telah dilakukan penyuntikan kepada 8.547 orang atau 93,41 persen.

"Itu vaksinasi pertama yah. Kalau untuk vaksinasi duanya dari 9.150 sasaran, baru 7.158 atau sekitar 78,23 persen. Ini berdasarkan data akhir April kemarin," ujarnya.

Untuk sasaran kategori petugas publik, dari 73.758 petugas publik yang terdaftar, pihaknya sudah melakukan penyuntikan vaksin kepada 57.474 petugas publik atau 77,92 persen pada vaksinasi pertama. "Kalau vaksin ke duanya baru 32.480 atau 44,04 persen dari 73.758," ucapnya.

Sementara untuk vaksinasi masyarakat lanjut usia (Lansia), dari 95.371 penerima, pihaknya baru melakukan vaksinasi terhadap 30.659 lansia atau 32,15 persen dari total jumlah penerima pada vaksin pertama.

"Untuk vaksinasinya keduanya, kita baru melakukan vaksinasi terhadap 17.462 penerima atau 18,31 persen. Tapi sampai saat ini baik pelayanan publik, nakes hingga lansia, proses vaksinasi terusa kami lakukan," tutupnya.

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar