Yamaha

Agar Berat Badan Tak Naik Lakukan 8 Cara Sederhana Ini

  Selasa, 18 Mei 2021   Husnul Khatimah
Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA -- Naiknya berat badan dapat terjadi secara perlahan akibat gaya hidup dan pola makan yang kurang baik. Biasanya, situasi ini baru disadari ketika baju atau celana mulai terasa menyempit.

Sebagian orang mungkin akan mencari jalan pintas untuk mengatasi masalah penamabahan berat badan ini, seperti mengandalkan jus detox atau lainnya. Padahal, jalan pintas untuk mencegah kenaikan berat badan seringkali hanya berujung pada pemborosan yang sia-sia.

Ada cara-cara yang sebenarnya lebih sederhana dan terbukti efektif dalam mencegah kenaikan berat badan. Berikut ini adalah delapan di antaranya, seperti dilansir EatingWell, Ahad (2/5).

Lebih Banyak Aktivitas
Coba perbanyak melakukan gerakan non exercise activity thermogenesis (NEAT). Gerakan NEAT meliputi aktivitas yang dilakukan sepanjang hari namun bukan latihan yang terstruktur, olahraga, tidur, atau makan. Beberapa di antaranya adalah berjalan kaki, membersihkan rumah, atau memilih naik tangga dibandingkan naik lift.

Meski tak terlihat signifikan, gerakan NEAT dapat membakar sekitar 6-10 persen dari total kalori pada orang-orang bergaya hidup sedernatari dan hingga 50 persen dari total kalori pada orang-orang bergaya hidup aktif.

Pantau Makanan Selama Dua Pekan
Memantau pola makan merupakan salah satu cara paling efektif dalam mencegah kenaikan berat badan. Pemantauan ini bisa dilakukan dengan cara menuliskan setiap maknana yang dikonsumsi ke dalam sebuah jurnal. Cara lainnya adalah memfoto makanan yang dikonsumsi atau menggunakan aplikasi penghitung kalori.

"Kalori tetap berperan lebih besar dibandingkan yang lainnya, terutama seiring dengan pertambahan usia Anda, metabolisme Anda melambat," jelas ahli gizi Cheryl Mussatto MS RD LD.

Akan tetapi, pemantauan ini tak perlu dilakukan dalam waktu yang lama. Cukup lakukan pemantauan ini sekitar dua pekan untuk mengenali dan memperbaiki perilaku makan diri sendiri demi menjaga berat badan.

Libur dari Pesan-Antar Makanan
Porsi makanan dari layanan pesan-antar makanan seringkali melebihi besaran porsi yang perlu dikonsumsi. Selain itu, makanan dari layanan pesan-antar juga kerap disertai dengan beragam pelengkap seperti saus atau dip untuk mencocol makanan yang tinggi kalori.

Oleh karena itu, penting untuk tidak selalu bergantung pada makanan dari layanan pesan-antar. Sekalipun ingin memesan makanan seperti ini, tetap perhatikan porsi dan batasi konsumsi saus secukupnya saja.

Timbang Berat Badan
Studi mengungkapkan bahwa orang-orang yang menimbang berat badan setiap hari cenderung lebih sukses dalam menjaga atau menurunkan berat badan. Akan tetapi, sebagian orang mungkin akan merasa lebih tertekan bila melihat fluktuasi berat badan mereka setiap hari.

Bila merasa seperti itu, cukup lakukan penimbangan berat badan sekali dalam sepekan saja. Menimbang berat badan sepekan sekali dapat menjadi pengingat untuk tetap berolahraga dan menjaga pola makan.

Selain itu, perlu diingat bahwa berat badan akan mengalami fluktuasi sepanjang hari atau pekan sekitar 1-2 kilogram. Bila masih dalam fluktuasi yang normal, jangan terlalu mengkhawatirkan angka pada timbagan.

Makan Seimbang
Upayakan setengah dari piring makan diisi oleh sayuran dan buah yang beragam, setiap kali akan makan. Pada sisi lain piring, isi dengan sumber karbohidrat dan protein dengan proporsi yang sesuai.

Mengatur proporsi makan seperti ini dapat memangkas sekitar 100-150 kalori per satu kali makan dibandingkan biasanya. Selain itu, proporsi protein, serat, dan cairan yang sesuai dengan kebutuhan juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dengan jumlah kalori yang lebih sedikit.

"(Untuk protein) pilih daging tanpa lemak, unggas, dan ikan," jelas ahli gizi Summer Yule MS RDN.

Jangan Musuhi Makanan Tertentu
Menerapkan diet restriksi dan menjauhi jenis makanan tertentu dapat memicu terjadinya makan berlebih dan binging di kemudian hari. Berikan kebebasan kepada diri sendiri untuk menentukan jenis makanan ao yang ingin dikonsumsi. Cukup perhatikan porsi makanan yang dikonsumsi saat bersantap.

Tidur dan Kurangi Stres
Selain pola makan, kecukupan tidur dan tingkat stres juga perlu diperhatikan. Stres berlebih dan kurang tidur dapat meningkatkan kadar kortisol dan mempengaruhi hormon lapar.

Selain itu, tubuh terkadang keliru dalam membaca sinyal lapar, haus, dan kelelahan. Oleh karena itu, tak jarang seseorang mungkin merasa lapar padahal sebenarnya dia sedang haus atau kelelahan.

Pastikan mendapat sekitar 7-8 jam tidur per malam. Coba untuk bersiap tidur 30 menit lebih awal dari jadwal tidur. Pastikan suasana tempat tidur juga mendukung, seperti gelap dan terhindar dari paparan cahaya biru gawai atau perangkat elektronik. Olahraga rutin juga dapat membantu memperbaiki kualitas tidur dan kadar stres.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar