Yamaha

Penjelasan BTP Soal Tergulingnya Crane di Lokasi Pembangunan Rel Ganda Bogor-Sukabumi

  Senin, 07 Juni 2021   Yogi Faisal
Penjelasan BTP Soal Tergulingnya Crane di Lokasi Pembangunan Rel Ganda Bogor-Sukabumi

BOGOR SELATAN, AYOBOGOR - Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, akhirnya angkat suara soal peristiwa tergulingnya crane saat mengangkat kerangka baja, di lokasi pembangunan double track atau rel ganda Bogor - Sukabumi pada Minggu 6 Juni 2021 kemarin.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat, Erni Basri menjelaskan, peristiwa tergulingnya crane itu bukanlah sebagai kesengajaan

Ia juga sudah meminta kepada pihak kontraktor dan konsultan pengawas untuk melakukan evaluasi, agar kejadian serupa tak terulang kembali di kemudian hari.

Terkait sanksi, Erni mengaku hal tersebut akan diterapkan setelah evaluasi. Jika memamg ada kesalahan, bisa jadi akan ada pergantian operator. Meskipun operator yang bekerja merupakan operator bersertifikat dan memiliki pengalaman yang baik.

"Kami akan lakukan evaluasi untuk mengetahui di mana penyebab dan kesalahan. Kalau memang ada kesalahan, mungkin kami akan lakukan pergantian operator dan pergantian pekerja," katanya saat ditemui ayobogor.com Senin 7 Juni 2021.

Tergulingnya crane pada Minggu 6 Juni 2021 terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.28 WIB. Meski crane yang digunakan sudah sesuai standar, pada saat pengangkatan rangka baja, terdapat ketidakseimbangan sehingga menyebabkan crane terguling.

Beruntungnya, operator bisa langsung mengantisipasi dengan loncat keluar dari crane. Dimana langkah tersebut, dikatakan Erni, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Pihak kontraktor juga masih menunggu crane pengganti dari Jakarta untuk melanjutkan proses pekerjaan dan evakuasi. Apalagi, proses evakuasi dan dibawanya crane tidak mudah. Diperkirakan, malam ini crane pengganti tersebut akan tiba malam ini," tutupnya. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar