Yamaha

Pemprov DKI Klaim Vaksin AstraZeneca Aman, Sebut Manfaat Lebih Besar daripada Risiko

  Rabu, 09 Juni 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi vaksin covid-19 / Pixabay

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim vaksin Astrazenecca aman digunakan. Sebab, berdasarkan World Health Organization (WHO) manfaat vaksin tersebut lebih besar dibandingkan risiko yang akan muncul.

"WHO mengatakan vaksin Astrazeneca aman dan berkhasiat untuk melindungi orang dari risiko Covid-19 yang sangat serius, termasuk kematian, rawat inap, dan penyakit parah," demikian keteragan akun Instagram @dkijakarta, Rabu 9 Juni 2021.

Dalam infografis yang di unggah akun @dkijakarta tertulis bahwa vaksin Astrazeneca sudah mendapat Emergency Use Listing (EUL) dari WHO sejak 15 Februari 2021. Kemudian, WHO pada 16 Maret 2021 merekomendasikan bahwa efikasi vaksin tersebut terbaik didapatkan pada interval pemberian vaksin 12 minggu sebesar 76%.

Sementara itu, Pemprov DKI menjelaskan, badan obat-obatan Eropa (EMA) vaksin Astrazeneca efektif mencegah rawat inap, perawatan intensif (ICU) hingga kematian akibat Covid-19.

"Lebih dari 1 milliar dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca telah diterima masyarakat dunia. Saat ini merupakan vaksin yang paling banyak digunakan di seluruh dunia," jelasnya.

Diketahui negara maju seperti Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Italia, dan Singapura tetap menggunakan vaksin tersebut. Sedangkan untuk izin Emergency Use Authotization (EUA) telah dilakukan di 70 negara di dunia termasuk Indonesia.

Sebagaimana diketahui, vaksin tersebut telah menerima EUA dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) pada 22 Februari 2021. Izin tersebut keluar berdasarkan hasil evaluasi terhadap keamanan, khasiat, dan mutu vaksin tersebut oleh BPOM bersama tim ahli yang tergabung dalam Komite Nasional Penilai Obat dan ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar